GemaWarta – 08 Juli 2026 | Perubahan iklim telah menyebabkan gangguan pada produksi mangga di Meksiko dan India. Cuaca yang tidak menentu dan suhu yang meningkat telah mempengaruhi kualitas dan kuantitas buah mangga. Petani di kedua negara tersebut harus beradaptasi dengan perubahan ini untuk mempertahankan produksi mereka.
Di Meksiko, produksi mangga telah menurun drastis akibat cuaca yang tidak menentu. Petani di negara tersebut harus menghadapi tantangan seperti kekeringan, banjir, dan suhu yang ekstrem. Hal ini telah mempengaruhi kualitas buah mangga dan mengurangi produksi.
Di India, situasi tidak jauh berbeda. Perubahan iklim telah menyebabkan gangguan pada produksi mangga di negara tersebut. Petani di India harus menghadapi tantangan seperti kekeringan, banjir, dan suhu yang ekstrem. Hal ini telah mempengaruhi kualitas buah mangga dan mengurangi produksi.
Perubahan iklim tidak hanya mempengaruhi produksi mangga, tetapi juga mempengaruhi kehidupan petani di kedua negara tersebut. Petani harus beradaptasi dengan perubahan ini untuk mempertahankan produksi mereka dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengatasi perubahan iklim dan mempertahankan produksi mangga di Meksiko dan India. Petani perlu dilatih untuk beradaptasi dengan perubahan iklim dan meningkatkan kualitas produksi mereka. Selain itu, pemerintah perlu menyediakan dukungan untuk petani dan meningkatkan infrastruktur untuk mempertahankan produksi mangga.











