GemaWarta – 22 April 2026 | Persaingan di puncak BRI Super League semakin memanas menjelang pekan ke-30 musim 2025/2026. Pada pekan ke-29, Persija Jakarta terpaksa menerima hasil imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta, sementara Persib Bandung mencatat kemenangan 3-1 atas Persiraja Banda Aceh. Kedua hasil tersebut memberi dampak signifikan pada klasemen Liga 1 2026 dan membuka peluang bagi tim-tim lain seperti Borneo FC untuk mengancam posisi teratas.
Berita dari Bola.com mencatat bahwa gol penentu Persija datang dari serangan balik di menit ke-68, namun PSIM berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas pada menit ke-82. Mauricio Souza, pelatih Persija, menilai penampilan timnya masih jauh dari harapan, menyebutkan bahwa 25 peluang yang diciptakan belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Kami harus lebih klinis di depan gawang,” ujarnya usai pertandingan.
Sementara itu, Persib Bandung menampilkan permainan ofensif yang mengesankan. Gol pertama dicetak oleh Carlos Franca pada menit ke-12, diikuti dua gol tambahan dari pemain muda tim, menjadikan skor akhir 3-1. Kemenangan ini menambah tiga poin penting bagi Persib, yang kini berada di posisi kedua dengan 62 poin, hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen.
Di atas kertas, perubahan posisi terlihat jelas. Berikut tabel sementara lima besar klasemen setelah pekan ke-29:
| Posisi | Tim | Poin | Main | Menang | Seri | Kalah |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Arema FC | 64 | 29 | 20 | 4 | 5 |
| 2 | Persib Bandung | 62 | 29 | 19 | 5 | 5 |
| 3 | Persebaya Surabaya | 60 | 29 | 18 | 6 | 5 |
| 4 | Borneo FC | 59 | 29 | 18 | 5 | 6 |
| 5 | Persija Jakarta | 58 | 29 | 17 | 7 | 5 |
Arema FC tetap memimpin klasemen dengan 64 poin setelah mengamankan kemenangan tipis melawan Mitra Kukar pada pekan sebelumnya. Namun, selisih poin yang tipis membuat posisi mereka tidak aman. Persib, yang kini menutup jarak, diharapkan dapat mempertahankan performa agresifnya pada laga berikutnya melawan Persija, sebuah pertandingan yang dijadwalkan pekan depan.
Borneo FC, yang berada di posisi keempat, menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Pelatih Bojan Hodak mengakui bahwa beberapa pemain masih mengalami kelelahan, namun mereka tetap optimis menghadapi laga melawan Arema. “Jika kami dapat menahan tekanan dan memanfaatkan peluang, tidak menutup kemungkinan kami melampaui Arema,” kata Hodak dalam konferensi pers.
Sementara itu, Persija harus bangkit cepat. Jean‑Paul van Gastel, pelatih PSIM, menyatakan kepuasannya atas hasil imbang melawan tim kuat seperti Persija. “Kami berhasil menahan serangan mereka dan mencuri satu poin penting,” ujarnya.
Jadwal pekan berikutnya menampilkan beberapa laga krusial. Persija akan menjamu Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, sementara Borneo FC akan menghadapi Persebaya di Stadion Segiri. Pertandingan-pertandingan ini diprediksi akan menentukan siapa yang akan memimpin klasemen menjelang fase akhir musim.
Dengan sisa lima pekan, setiap poin menjadi sangat berharga. Penggemar sepakbola Indonesia terus menantikan aksi-aksi dramatis, terutama mengingat rivalitas tradisional dan ambisi tim-tim papan atas untuk mengamankan gelar juara. Persaingan tidak hanya terbatas pada lapangan, tetapi juga pada strategi manajerial, kebugaran pemain, dan dukungan suporter yang semakin semarak.
Secara keseluruhan, klasemen Liga 1 2026 menampilkan dinamika yang menarik. Persib berada dalam posisi untuk menantang Arema, Borneo FC mengincar peluang untuk melompat ke posisi tiga, dan Persija harus memperbaiki efisiensi serangannya jika ingin kembali ke perburuan gelar. Musim ini masih panjang, dan setiap pertandingan akan menambah warna pada cerita sepakbola Indonesia.











