GemaWarta – 12 Juli 2026 | Film Moana live action yang dirilis pada 10 Juli 2026 gagal membuat gebrakan di box office dengan pendapatan sekitar $45 juta di Amerika Utara. Pendapatan ini jauh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang mencapai $60 juta. Film ini disutradarai oleh Thomas Kail dan dibintangi oleh Catherine Laga'aia sebagai Moana dan Dwayne Johnson sebagai Maui.
Moana live action merupakan adaptasi dari film animasi Moana yang dirilis pada 2016 dan sukses besar di seluruh dunia. Film animasi tersebut memenangkan beberapa penghargaan, termasuk Academy Award. Namun, versi live action ini tidak berhasil menarik perhatian penonton seperti film animasinya.
Menurut beberapa analis, kegagalan film Moana live action ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kelelahan franchise dan persaingan yang ketat di box office. Film ini juga mendapat ulasan yang tidak terlalu positif dari kritikus, dengan skor 34% di Rotten Tomatoes.
Moana live action memiliki biaya produksi sekitar $250 juta, tidak termasuk biaya pemasaran. Dengan pendapatan yang relatif rendah, film ini kemungkinan akan mengalami kerugian yang signifikan. Namun, Disney masih memiliki harapan bahwa film ini dapat sukses di pasar internasional dan meraup keuntungan dari penjualan tiket di luar Amerika Utara.
Kekecewaan ini tidak hanya dialami oleh Disney, tetapi juga oleh para penggemar film Moana. Banyak penggemar yang telah menantikan versi live action ini dan berharap dapat menikmati kisah Moana dengan cara yang berbeda. Namun, dengan pendapatan yang rendah dan ulasan yang tidak terlalu positif, film Moana live action ini tampaknya tidak dapat memenuhi harapan penggemar.
Di sisi lain, Disney telah mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan franchise Moana dengan membuat sekuel atau prekuel. Dengan demikian, penggemar masih memiliki harapan bahwa mereka dapat menikmati kisah Moana lebih lanjut di masa depan.
Kesimpulan dari kegagalan film Moana live action ini adalah bahwa Disney perlu mempertimbangkan strategi pemasaran dan produksi yang lebih efektif untuk memenuhi harapan penggemar. Selain itu, perusahaan juga perlu memperhatikan persaingan di box office dan memastikan bahwa film mereka dapat menarik perhatian penonton.











