BERITA

Berita Viral: Cafe Tutup, Aksi Ngawur di Tol, FUR Konser, dan Kebakaran Kantor Pemkot

×

Berita Viral: Cafe Tutup, Aksi Ngawur di Tol, FUR Konser, dan Kebakaran Kantor Pemkot

Share this article
Berita Viral: Cafe Tutup, Aksi Ngawur di Tol, FUR Konser, dan Kebakaran Kantor Pemkot
Berita Viral: Cafe Tutup, Aksi Ngawur di Tol, FUR Konser, dan Kebakaran Kantor Pemkot

GemaWarta – 13 Juli 2026 | Beberapa berita viral telah menjadi perhatian masyarakat akhir-akhir ini. Salah satunya adalah penutupan Cafe de’Clan di Depok, Jawa Barat, yang menjadi sorotan di media sosial. Penutupan cafe tersebut tidak hanya menimbulkan kehebohan di kalangan penggemar, tetapi juga menarik perhatian karena bagian depan cafe dipasang rantai.

Sementara itu, di Semarang, aksi ngawur beberapa pria yang membuat konten hingga badan keluar dari mobil di Tol Semarang-Solo juga viral di media sosial. Polisi pun melakukan penindakan terhadap para pelaku karena aksinya yang membahayakan. Mereka bertiga telah memberikan klarifikasi dan berjanji tidak akan mengulangi aksi tersebut.

🔖 Baca juga:
Idul Adha 1447 H: Harga Bahan Pokok Naik, Pembagian Kurban, dan Wisatawan Membanjiri Jawa Barat

Di bidang hiburan, band indie-rock asal Inggris, FUR, akan kembali mengadakan konser di Indonesia pada akhir Juli 2026. Mereka akan mengadakan konser di 4 kota sekaligus, yang tentunya akan menjadi kabar gembira bagi para penggemar berat mereka.

🔖 Baca juga:
Liburan Juni 2026: Hari Libur Nasional dan Long Weekend

Terakhir, kebakaran melanda dua kantor OPD Pemkot Padang, yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Inspektorat, pagi tadi. Kebakaran terjadi pada Senin dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dengan sekitar 70 personel ke lokasi kejadian.

🔖 Baca juga:
Kartu Tanda Penduduk: Antara Ekstradisi, Bansos, dan Pelayanan Publik

Dalam rapat dengan Komisi III DPR, Wakil Ketua Umum DPN Peradi Sutrisno memberikan sejumlah usulan terkait RUU Perampasan Aset. Ia mengusulkan pejabat yang berwenang menyelidiki aset kejahatan harus berintegritas. Sutrisno juga menyoroti mentalitas aparat penegak hukum di Indonesia dan mengusulkan agar para penyelidik juga harus berkomitmen tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *