GemaWarta – 11 Juni 2026 | Idul Adha 1447 H telah usai, namun dampaknya masih terasa di masyarakat. Di Kota Palembang, harga sejumlah komoditas bahan pangan pokok di pasar tradisional terpantau naik usai Hari Raya Idul Adha. Kenaikan harga ini dikeluhkan para pedagang lantaran menurunkan omzet penjualan akibat daya beli masyarakat yang menurun.
Kondisi ini diperparah dengan kenaikan harga minyak goreng merek Minyakita yang kini dijual Rp 20.000 per liter dari sebelumnya Rp 19.000 per liter. Lonjakan harga ini dipicu oleh rantai pasokan agen yang sering kosong. Selain minyak goreng, harga bawang merah juga ikut melejit seusai lebaran haji. Kenaikan harga ini bervariasi tergantung pada jenis bawang dan asal pasokan.
Di sisi lain, Idul Adha juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan sosial. Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Ciamis kembali terlibat dalam program Tebar Kurban pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Selama dua hari, pada 28-29 Mei 2026, TDA Ciamis bersama masyarakat, Madani Aqiqah Tasikmalaya, dan sejumlah mitra sosial menyalurkan daging kurban dari 191 ekor domba ke 15 lokasi di Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.
Sementara itu, warga Bodong-bodong, Metro, juga merayakan Idul Adha dengan penuh kebahagiaan. Masyarakat berbondong-bondong mengambil daging qurban dari DT Peduli Metro, yang disalurkan guna membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Program penyaluran daging qurban ini menjadi bagian dari ikhtiar DT Peduli Metro untuk menghadirkan kebahagiaan hingga pelosok masyarakat yang membutuhkan.
Idul Adha juga menjadi momentum bagi wisatawan untuk berlibur. Bandung menjadi destinasi wisata favorit se-Jawa Barat yang ramai dikunjungi selama periode long weekend Idul Adha 2026. Dari total 543.690 wisatawan yang bepergian ke Jawa Barat pada periode libur tersebut, sebanyak 105.631 orang di antaranya memilih Bandung sebagai tujuan berlibur.
Objek wisata sekaligus religi seperti Masjid Al Jabbar di Kota Bandung tercatat paling ramai dikunjungi dengan total 99.118 orang. Diikuti oleh objek wisata lainnya di Jawa Barat, seperti Pantai Pangandaran dengan total 43.122 orang, Argowisata Gunung Mas sebanyak 32.332 wisatawan. Serta Kebun Raya Bogor dengan total 18.943 orang dan Sari Ater sebanyak 18.930 wisatawan.
Kesimpulan, Idul Adha 1447 H telah meninggalkan dampak yang signifikan di masyarakat. Dari kenaikan harga bahan pokok, pembagian kurban, hingga wisatawan yang membanjiri Jawa Barat, semua ini menunjukkan bahwa Idul Adha tidak hanya merupakan hari raya keagamaan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan sosial dan wisata.











