OLAHRAGA

Atalanta Gagal Kalahkan Lazio di Adu Penalti, Menuju Final Coppa Italia yang Dipenuhi Kontroversi

×

Atalanta Gagal Kalahkan Lazio di Adu Penalti, Menuju Final Coppa Italia yang Dipenuhi Kontroversi

Share this article
Atalanta Gagal Kalahkan Lazio di Adu Penalti, Menuju Final Coppa Italia yang Dipenuhi Kontroversi
Atalanta Gagal Kalahkan Lazio di Adu Penalti, Menuju Final Coppa Italia yang Dipenuhi Kontroversi

GemaWarta – 23 April 2026 | Atalanta menahan Lazio hingga adu penalti di semifinal Coppa Italia 2025-26, memicu kontroversi keputusan wasit dan menyiapkan final melawan Inter. Pertandingan yang berlangsung di New Balance Arena, Bergamo pada 22 April 2026 menjadi sorotan utama setelah kedua tim berjuang keras selama 120 menit sebelum harus beralih ke tendangan penalti.

Babak pertama berjalan relatif sepi, dengan kedua sisi belum mampu membuka jaringan. Namun, perubahan drastis terjadi pada menit ke-84 ketika bek Lazio, Alessio Romagnoli, berhasil mencetak gol lewat sundulan setelah serangan balik cepat. Gol tersebut memberi keunggulan tipis kepada Lazio dan menghidupkan harapan para pendukung tim ibukota Italia.

🔖 Baca juga:
Klasemen Persib Semakin Ketat: Borneo FC Mencuri Poin, Persib Harus Jaga Puncak

Respons cepat datang dari Atalanta. Dua menit setelah gol Romagnoli, gelandang serba bisa Mario Pasalic menembakkan tembakan keras dari luar kotak penalti yang berhasil menembus jaring gawang Lazio pada menit ke-86. Skor menjadi 1-1 dan pertandingan melanjutkan ke perpanjangan waktu. Selama 30 menit tambahan, tidak ada gol tambahan yang tercipta, sehingga kedudukan tetap imbang dan harus diselesaikan melalui adu penalti.

Namun, sorotan tidak hanya terletak pada gol dan aksi pemain. Atalanta secara terbuka mengkritik dua keputusan wasit yang mereka anggap tidak dapat dibenarkan. Keputusan pertama terjadi pada peluang serangan Atalanta di menit ke-73, di mana wasit menolak sebuah offside yang jelas, menghilangkan peluang emas untuk mencetak gol pertama. Keputusan kedua muncul pada menit ke-95, ketika wasit menolak sebuah pelanggaran di dalam kotak penalti yang berpotensi memberi Lazio tendangan bebas langsung. Kedua keputusan tersebut menambah ketegangan dan menimbulkan protes keras dari pemain serta staf teknis Atalanta.

🔖 Baca juga:
Unai Emery di Persimpangan: Ancaman Pengunduran Diri dari Aston Villa di Tengah Krisis Keuangan

Dalam adu penalti, kiper Andorra, Marco Motta, tampil sebagai pahlawan. Motta berhasil menahan dua tembakan berbahaya dari Lazio, termasuk tendangan penalti pertama yang diambil oleh striker utama mereka. Di sisi Atalanta, kegagalan eksekusi dari dua penendang menyebabkan tim berwarna biru-hitam kehilangan peluang. Pada akhirnya, Lazio berhasil mengalahkan Atalanta dengan skor 2-1 dalam adu penalti, memastikan tempat di final melawan Inter Milan.

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, menyampaikan kekecewaan sekaligus pujian atas semangat juang timnya. “Kami bermain dengan hati, namun keputusan yang tidak adil mengubah alur pertandingan,” ujar Gasperini dalam konferensi pers pasca pertandingan. Sementara itu, pelatih Lazio, Maurizio Sarri, memuji ketangguhan mental timnya dan menekankan pentingnya konsistensi dalam menghadapi final melawan Inter.

🔖 Baca juga:
ISOPLUS Run 2026 Siap Mengguncang Jakarta dan Surabaya, 17 Ribu Pelari Dijanjikan Tantangan Sehat

Berikut rangkuman kunci pertandingan:

  • 84′: Alessio Romagnoli (Lazio) mencetak gol pertama.
  • 86′: Mario Pasalic (Atalanta) menyamakan kedudukan.
  • 90+5′: Kontroversi keputusan offside yang dibatalkan.
  • 120′: Skor akhir 1-1, melanjutkan ke adu penalti.
  • Penalti: Marco Motta (Atalanta) melakukan dua penyelamatan kunci.

Dengan hasil tersebut, Atalanta harus menerima kekalahan di babak semifinal, namun perjalanan mereka di Coppa Italia 2025-26 tetap menjadi catatan berharga. Tim kini menatap kompetisi domestik lainnya, sambil menunggu peluang kembali bersaing di panggung Eropa pada musim mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *