GemaWarta – 23 April 2026 | Manchester City berhasil mengamankan tiga poin penting melawan Burnley di Turf Moor pada Kamis dini hari WIB, dengan hasil tipis 1-0. Gol tunggal dicetak oleh penyerang Norwegia, Erling Haaland, pada menit kelima setelah umpan terobosan dari Jeremy Doku.
Gol tersebut tidak hanya memberi keunggulan dini bagi Citizens, tetapi juga mengangkat mereka ke puncak klasemen Premier League, menyalip Arsenal untuk pertama kalinya sejak awal musim. Dengan tiga poin tambahan, City mencatat 71 poin, sementara Arsenal tetap berada di posisi kedua.
Burnley, yang berada di zona degradasi, gagal mengubah nasibnya. Kekalahan ini memastikan tim asuhan Scott Parker akan turun ke Championship pada musim depan. Tim tuan rumah hanya mencatat satu kemenangan dalam 25 laga terakhir, menambah beban mental menjelang akhir kampanye.
Sejak peluit pertama ditiup, City menunjukkan intensitas tinggi. Pada menit ketiga, Rayan Cherki membuka peluang pertama, namun tembakannya ditangkis oleh kiper Martin Dubravka dan memantul ke mistar gawang. Tekanan berlanjut, dan pada menit kelima Doku menembus lini tengah, mengirimkan bola akurat ke arah Haaland yang berada di area penalti. Haaland mengeksekusi dengan tenang, melewati Dubravka dan menancapkan bola ke sudut kanan bawah, menciptakan gol tercepatnya dalam pertandingan tandang Premier League sejak Agustus 2023.
Setelah gol, Burnley berusaha membalas. Quilindschy Hartman mengirimkan tembakan keras yang berhasil diblok oleh bek tengah Abdukodir Khusanov, sementara Zian Flemming hampir menambah keunggulan tuan rumah dengan tembakan yang menabrak tiang gawang. Namun, pertahanan Dubravka tetap solid, melakukan serangkaian penyelamatan krusial, termasuk satu penyelamatan spektakuler sebelum jeda yang menyelamatkan Burnley dari kebobolan lebih lanjut.
Pada babak kedua, Pep Guardiola tampak belum puas dengan performa timnya. City terus menekan sisi sayap, namun tembakan Haaland pada menit ke-50 meleset dan memantul ke tiang gawang. Nico O’Reilly, Bernardo Silva, dan Cherki bergantian mencoba menambah skor, tetapi Dubravka kembali menegaskan dominasinya dengan menangkis setiap peluang yang datang.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi kepemilikan dan tembakan City. Tim asuhan Guardiola mencatat 18 tembakan, 6 di antaranya tepat sasaran, sementara Burnley hanya menghasilkan 7 tembakan dengan 2 tepat sasaran. Meskipun peluang menciptakan gol terbatas, City berhasil menjaga tekanan dan mengontrol ritme permainan.
Berikut susunan pemain yang memulai pertandingan:
| Burnley | Manchester City |
|---|---|
| Martin Dubravka | Gianluigi Donnarumma |
| Kyle Walker | Matheus Nunes |
| Hjalmar Ekdal | Abdukodir Khusanov |
| Bashir Humphreys | Marc Guehi |
| Maxime Esteve | Rayan Ait‑Nouri |
| Quilindschy Hartman | Nico O’Reilly |
| Loum Tchaouna | Bernardo Silva |
| James Ward‑Prowse | Antoine Semenyo |
| Josh Laurent | Rayan Cherki |
| Jaidon Anthony | Jeremy Doku |
| Zian Flemming | Erling Haaland |
Keberhasilan City tidak lepas dari performa gemilang Haaland, yang kini menambah catatan golnya menjadi delapan gol dalam lima laga melawan Burnley. Penampilan ini menegaskan peranannya sebagai pembeda utama dalam perebutan gelar.
Sementara itu, kegagalan Burnley menambah tekanan pada manajer Scott Parker. Timnya kini berada tiga poin di atas zona aman, tetapi selisih poin yang kecil dan sisa pertandingan yang menantang membuat peluang bertahan di Liga Primer semakin tipis.
Dengan hasil ini, Premier League kini semakin ketat. City berada di puncak klasemen dengan selisih tiga poin dari Arsenal, yang harus berjuang keras untuk kembali merebut posisi teratas. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian bagi kedua tim dalam mengamankan gelar atau menghindari kebobolan.
Kesimpulannya, kemenangan tipis namun krusial ini menegaskan kembali ambisi Manchester City dalam meraih gelar juara, sementara Burnley harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan baru di Championship.











