GemaWarta – 23 April 2026 | Jakarta, 23 April 2026 – Petenis berusia 23 tahun Janice Tjen mengukir catatan bersejarah pada debutnya di ajang WTA 1000 Madrid Open 2026. Setelah mengatasi cedera yang memaksa mundur dari Rouen Open pekan lalu, Tjen kembali ke lintasan tanah liat dengan tekad kuat, baik di sektor tunggal maupun ganda putri.
Di babak pertama tunggal, Janice bertemu dengan petenis Rusia peringkat 129, Alina Charaeva, di lapangan 7 La Caja Magica. Meskipun sempat berada di bawah tekanan dengan skor 3-4 pada set pertama, Tjen bangkit kembali, menutup set pertama 6-4 dan melanjutkan dominasi di set kedua dengan skor 6-2. Kemenangan ini tidak hanya mematahkan rangkaian kekalahan di turnamen WTA sebelumnya, melainkan juga membuka peluang poin penting bagi peringkat WTA-nya.
Sementara itu, di sektor ganda putri, Janice berduet dengan Aldila Sutjiadi, rekan setim yang telah berlatih bersama sejak akhir 2025. Pasangan Indonesia ini mengandalkan pengalaman Aldila di turnamen tanah liat, termasuk adaptasi pada red clay yang berbeda karena ketinggian Madrid. Aldila mengungkapkan bahwa persiapan mereka meliputi empat hari latihan intensif di lapangan tanah liat Jakarta, sehingga transisi ke red clay tidak terlalu menantang.
Menurut undian, duo Janice-Aldila akan menghadapi pasangan Ukraina-Denmark, Martha Kostyuk dan Clara Tauson, pada babak pertama ganda. Meskipun Kostyuk/Tauson merupakan tim yang berpengalaman di sirkuit tanah liat, Janice dan Aldila menampilkan sinergi yang solid, memanfaatkan kekuatan servis dan variasi spin yang sudah terasah selama latihan bersama.
Kedatangan Janice di Madrid Open juga menandai perubahan jadwal tak terduga di nomor tunggal. Awalnya, ia dijadwalkan melawan unggulan ke-33 Maria Sakkari, namun Sakkari naik ke posisi unggulan utama untuk menggantikan Ekaterina Alexandrova yang mundur. Akibatnya, Janice berhadapan dengan Charaeva, memberi peluang lebih realistis untuk melaju ke babak berikutnya.
Kemenangan tunggal melawan Charaeva memberikan Janice tambahan 55 poin, yang berpotensi mengangkatnya dari peringkat ke-39 menjadi sekitar ke-37 dunia, tergantung pada pengumuman resmi WTA pada awal pekan depan. Peningkatan peringkat tersebut menjadi penting mengingat Janice belum mencatat kemenangan di empat turnamen sebelumnya, termasuk Merida Open (WTA 500), Indian Wells, Miami Open, dan Charleston Open.
Berikut ringkasan hasil pertandingan Janice Tjen di Madrid Open 2026:
- Babak pertama tunggal: Janice Tjen vs Alina Charaeva – Menang 6-4, 6-2
- Babak selanjutnya tunggal: Menghadapi Liudmila Samsonova (unggulan 20) di babak 64 besar
- Babak pertama ganda putri: Janice Tjen / Aldila Sutjiadi vs Martha Kostyuk / Clara Tauson – Pertandingan dijadwalkan pada Kamis pukul 18.20 WIB
Keberhasilan Janice di Madrid Open tidak terlepas dari dukungan tim Indonesia dalam Piala Billie Jean King (BJK) yang berhasil membawa tim nasional lolos ke play‑off qualifier pada April 2026. Penampilan konsisten di turnamen internasional ini menegaskan posisi Janice sebagai salah satu harapan utama tenis putri Indonesia.
Meski tantangan selanjutnya di babak 64 besar menghadapkan Janice pada petenis Belarus, Liudmila Samsonova, yang pernah mengalahkannya di Abu Dhabi Open 2026 dengan skor 2-6, 2-6, janice tetap optimis. Pengalaman melawan pemain bertaraf tinggi di turnamen WTA 1000 sebelumnya memberi ia kepercayaan diri untuk mengejar poin tambahan dan melanjutkan tren perbaikan peringkat.
Secara keseluruhan, debut Janice Tjen di Madrid Open 2026 menunjukkan progres signifikan dalam kariernya. Kemenangan tunggal melawan pemain berperingkat lebih tinggi, adaptasi cepat di lapangan tanah liat bersama Aldila Sutjiadi, serta potensi peningkatan peringkat WTA menjadi bukti bahwa pemain muda ini siap bersaing di panggung dunia. Dengan dukungan federasi, pelatih, dan rekan setim, Janice Tjen berada di jalur yang tepat untuk menjadi bintang tenis Indonesia di era modern.











