GemaWarta – 23 Juli 2026 | Liburan keluarga Hamidah Rachmayanti dan Meisya Siregar di Bali berakhir dengan pengalaman mencekam. Putri sulung Hamidah, Shireen, dan suaminya, Irfan Farhad, nyaris terseret ombak saat bermain di pantai. Mereka bermain bersama dua anak laki-laki yang baru dikenal, salah satunya adalah putra bungsu Meisya Siregar, Bambang.
Menurut Hamidah, insiden tersebut terjadi ketika perhatiannya teralihkan untuk mengurus anak bungsunya, Shayna. Shireen dan ayahnya bermain semakin jauh dari bibir pantai tanpa disadari. Ketika ombak besar datang, Shireen dan ayahnya hampir terseret ombak.
Bambang, putra Meisya Siregar, juga ikut terlibat dalam insiden tersebut. Ia hampir kehilangan nyawa setelah terseret ombak. Meisya mengaku sempat tidak ingin membagikan pengalaman tersebut kepada publik, namun setelah Hamidah lebih dulu menceritakan kronologi kejadian di media sosial, ia merasa sudah waktunya berdamai sekaligus menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran bagi para orang tua.
Meisya menceritakan bahwa sejak kecil Bambang sudah terbiasa bermain di pantai setiap kali keluarga mereka berlibur. Karena itu, ia dan suaminya, Bebi Romeo, merasa cukup tenang ketika Bambang bermain di laut. Namun, situasi berubah dalam hitungan detik ketika ombak besar datang menghantam bibir pantai.
Meisya dan Bebi sedang duduk agak jauh dari lokasi anak-anak bermain. Mereka tidak menyadari bahwa Bambang dan teman-temannya bermain semakin jauh dari bibir pantai. Ketika ombak besar datang, Bambang menghilang dari pandangan. Beruntung, seorang lifeguard lokal berhasil menyelamatkan Bambang dari terjangan ombak.
Hamidah dan Meisya sama-sama mengaku bersyukur bahwa insiden tersebut tidak berakhir dengan tragedi. Mereka berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pelajaran bagi para orang tua untuk selalu waspada dan mengawasi anak-anak mereka saat bermain di pantai.
Kedua keluarga tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada lifeguard yang berhasil menyelamatkan Bambang dan Shireen. Mereka berharap kejadian tersebut dapat menjadi peringatan bagi para orang tua untuk selalu waspada dan mengawasi anak-anak mereka saat berlibur di pantai.











