OLAHRAGA

Wolverhampton Wanderers Terdegradasi dari Premier League 2025/2026: Tiga Kemenangan, Enam Kekalahan Telak, dan Prediksi Laga Terakhir melawan Tottenham

×

Wolverhampton Wanderers Terdegradasi dari Premier League 2025/2026: Tiga Kemenangan, Enam Kekalahan Telak, dan Prediksi Laga Terakhir melawan Tottenham

Share this article
Wolverhampton Wanderers Terdegradasi dari Premier League 2025/2026: Tiga Kemenangan, Enam Kekalahan Telak, dan Prediksi Laga Terakhir melawan Tottenham
Wolverhampton Wanderers Terdegradasi dari Premier League 2025/2026: Tiga Kemenangan, Enam Kekalahan Telak, dan Prediksi Laga Terakhir melawan Tottenham

GemaWarta – 24 April 2026 | Wolverhampton Wanderers resmi terdegradasi dari Premier League musim 2025/2026 setelah mengumpulkan hanya 17 poin hingga pekan ke-33. Keputusan turun kasta ini diumumkan pada malam Senin setelah kekalahan 0-3 melawan Leeds United di Molineux Stadium, sementara pesaing langsung West Ham United berhasil mempertahankan posisi aman.

Sejak awal kampanye, Wolves mengalami perjalanan yang penuh liku. Pada 19 pertandingan pertama, mereka belum mencatat satu kemenangan pun. Titik balik datang pada pekan ke-20 ketika Rob Edwards berhasil mengantar timnya meraih kemenangan telak 3-0 atas West Ham United di kandang. Gol-gol tersebut dicetak oleh Jhon Arias (menit 4), penalti Hwang Hee Chan (menit 31), dan Mateus Mane (menit 41). Kemenangan pertama ini menumbuhkan harapan sekilas, namun jeda hampir dua bulan tanpa hasil positif kembali menekan moral skuad.

🔖 Baca juga:
Drama 4-3 di Villa Park: Aston Villa vs Sunderland Tahan Gagal di Menit Tambahan

Puncak kebangkitan singkat muncul pada pekan ke-28, ketika Wolves menaklukkan Aston Villa 2-0. Joao Gomes membuka skor pada menit 61, sementara Rodrigo Gomes menambah pundi-pundi gol pada menit 90+8 lewat serangan balik. Selanjutnya, pada pekan ke-29, Wolves berhasil mengejutkan juara bertahan Liverpool dengan kemenangan tipis 2-1. Rodrigo Gomes kembali mencetak gol pada menit 78, diikuti gol penentu kemenangan Andre pada menit 90+4 setelah gol penyama kedudukan Mohamed Salah pada menit 83.

Namun, tiga kemenangan itu tidak cukup untuk mengubah nasib klub. Pada pekan ke-33, kekalahan 0-3 melawan Leeds United memastikan Wolverhampton Wanderers menjadi tim pertama yang terdegradasi pada musim tersebut. Kekalahan itu menambah daftar enam kali kekalahan telak yang dialami Wolves sepanjang musim, di antaranya 0-4 melawan Manchester City di pembukaan liga, 0-3 melawan Manchester United, serta 0-4 melawan West Ham United pada pekan 32.

🔖 Baca juga:
Drama Championship: Dari Kebangkitan Coventry hingga Kontroversi Snooker Dunia
  • 3 Kemenangan: West Ham United (3-0), Aston Villa (2-0), Liverpool (2-1)
  • 6 Kekalahan Telak: Manchester City (0-4), Fulham (0-4), Manchester United (0-3), West Ham United (0-4), Leeds United (0-3), dan satu lagi yang mencatat selisih tiga gol atau lebih.

Menjelang pertandingan terakhir sebelum turun kasta, Wolverhampton Wanderers menjamu Tottenham Hotspur pada gameweek 34, 25 April 2026, pukul 15:00 WIB di Molineux. Meskipun Wolves sudah dipastikan terdegradasi, laga tersebut tetap menjadi sorotan karena Tottenham juga berada di zona bahaya. Prediksi pra-pertandingan menyebutkan bahwa Spurs, dipimpin oleh Roberto De Zerbi, tengah berjuang menghindari nasib serupa, namun mereka belum mencetak kemenangan liga sejak awal tahun.

Tim asal London Utara masuk ke lapangan dengan beberapa pemain kunci yang masih diragukan kebugarannya, termasuk Destiny Udogie yang mengalami cedera menjelang laga. Di sisi Wolves, Rob Edwards tetap mengandalkan formasi yang menekankan serangan balik cepat, dengan Rodrigo Gomes sebagai ujung tombak. Jika Wolves dapat meniru performa melawan Liverpool, peluang mencuri poin melawan Tottenham masih terbuka, meskipun realita degradasi sudah menutup sebagian harapan.

🔖 Baca juga:
Drama Menegangkan Inter vs Como di Leg Kedua Semifinal Coppa Italia 2025-2026

Statistik akhir musim menunjukkan bahwa Wolverhampton Wanderers mencatat 33 pertandingan, dengan 3 kemenangan, 8 hasil seri, dan 22 kekalahan. Jumlah gol yang dicetak hanya 19, sementara kebobolan mencapai 68. Rasio menyerang-defensif yang timpang ini menjadi faktor utama kegagalan bertahan di papan atas.

Kesimpulannya, degradasi Wolverhampton Wanderers menandai akhir era mereka di Premier League sejak promosi pada musim 2018/2019. Meskipun tiga kemenangan penting memberikan secercah harapan, enam kekalahan telak serta pertahanan yang rapuh menutup peluang mereka. Laga melawan Tottenham menjadi babak penutup yang menegangkan, namun tidak akan mengubah nasib akhir klub yang kini bersiap menempati Championship pada musim berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *