Bisnis

BCA Umumkan Dividen Interim Tiga Kali Setahun Mulai Kuartal II 2026, Payout Ratio Naik Jadi 72%

×

BCA Umumkan Dividen Interim Tiga Kali Setahun Mulai Kuartal II 2026, Payout Ratio Naik Jadi 72%

Share this article
BCA Umumkan Dividen Interim Tiga Kali Setahun Mulai Kuartal II 2026, Payout Ratio Naik Jadi 72%
BCA Umumkan Dividen Interim Tiga Kali Setahun Mulai Kuartal II 2026, Payout Ratio Naik Jadi 72%

GemaWarta – 24 April 2026 | PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menegaskan komitmen baru dalam kebijakan pembagian laba kepada pemegang saham. Mulai kuartal kedua tahun 2026, BCA akan membagikan dividen interim secara rutin setiap tiga bulan, menjadikan total tiga kali pembagian interim dalam satu tahun.

Keputusan ini diumumkan dalam paparan kinerja kuartal I 2026 yang dipimpin oleh Direktur Keuangan Vera Eve Lim. Vera menjelaskan bahwa perubahan pola pembagian dividen ini bertujuan mempercepat aliran kas ke pemegang saham serta mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap kestabilan profitabilitas perseroan.

🔖 Baca juga:
Bukan Cuma Antam! 6 Pilihan Investasi Emas yang Lebih Menguntungkan untuk Jangka Panjang

Berikut jadwal pembagian dividen interim yang direncanakan:

  • Kuartal II 2026 (sekitar akhir Juli)
  • Kuartal III 2026 (sekitar akhir Oktober)
  • Kuartal IV 2026 (sekitar akhir Desember)

Dividen final tetap akan dibayarkan pada kuartal I 2026, sesuai siklus tahunan yang telah lama berlaku. Besaran dividen interim belum ditetapkan secara pasti, namun manajemen menegaskan bahwa keputusan akhir akan mempertimbangkan kinerja keuangan kuartalan dan kondisi pasar.

Pembayaran dividen tahun 2025 mencatatkan total Rp 41,3 triliun, dengan dividend payout ratio (DPR) mencapai 72 persen, naik signifikan dari 67,4 persen pada tahun sebelumnya. Laba bersih tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp 57,5 triliun, yang menjadi dasar kuat bagi peningkatan rasio pembayaran tersebut.

🔖 Baca juga:
Rupiah Melemah Tajam Usai S&P Beri Outlook Negatif pada Obligasi RI: Dampak dan Prospek Kredit Indonesia

Vera menambahkan, “Dengan payout ratio 72 persen, kami menunjukkan komitmen untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada para pemegang saham. Pembagian dividen interim tiap kuartal akan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan likuiditas investor.”

Selain fokus pada pembagian dividen, BCA juga menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit antara 8 hingga 10 persen sepanjang tahun 2026. Manajemen menilai ekonomi Indonesia tetap menunjukkan resilensi, dengan pertumbuhan PDB kuartal I 2024 sebesar 5,17 persen dan proyeksi tetap di kisaran 5,2 persen hingga akhir 2024 atau awal 2025.

Presiden Direktur Hendra Lembong menekankan, “Kami memastikan rencana ini sejalan dengan kondisi keuangan BCA dan telah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris. Pembagian dividen interim tiap kuartal diharapkan menambah arus kas bagi pemegang saham yang setia mendukung kami.”

🔖 Baca juga:
BI Rate 4,75% Dipertahankan: Bank Indonesia Tegaskan Komitmen Stabilitas Rupiah dan Inflasi

Strategi ini menjadi terobosan pertama BCA dalam sejarahnya, mengingat sebelumnya dividen interim biasanya hanya dibagikan sekali setahun pada bulan Desember. Dengan kebijakan baru ini, BCA berharap dapat menarik lebih banyak minat investor institusional maupun ritel, serta meningkatkan daya saing di pasar modal Indonesia.

Para analis pasar menilai langkah ini dapat memperkuat persepsi stabilitas keuangan BCA, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang masih bergejolak. Meski demikian, mereka tetap mengingatkan bahwa besaran dividen interim harus tetap berlandaskan kinerja kuartalan yang solid.

Secara keseluruhan, rencana pembagian dividen interim tiga kali setahun dan peningkatan payout ratio menjadi sinyal positif bagi stakeholder BCA. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perusahaan dan pemegang saham, sekaligus menambah likuiditas pasar saham BBCA di Bursa Efek Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *