GemaWarta – 29 Juli 2026 | Di Sulawesi Selatan, sebuah desa bernama Wasuponda, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, telah melihat perubahan signifikan dalam pengelolaan bank sampah setempat. Mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) telah menghadirkan sistem rekapitulasi kas digital untuk Bank Sampah Deswa Mandiri di Desa Wasuponda, Luwu Timur. Inovasi ini mempermudah pencatatan keuangan, mempercepat rekapitulasi, serta meningkatkan akurasi dan transparansi pengelolaan.
Sebelumnya, pengurus harus merekap hasil penimbangan dan pendapatan sampah secara manual menggunakan buku catatan dan kalkulator. Kini, proses tersebut dapat dilakukan secara otomatis melalui sistem rekapitulasi kas digital. Penanggung jawab program, Bernice Bara’ Lembang, mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas, mengatakan sistem tersebut dirancang agar pengurus dapat mengelola data secara lebih praktis, akurat, dan transparan.
Sementara itu, di dunia hiburan, nama Deswa juga terkenal sebagai finalis Dangdut Academy 1. Deswa, atau Dedi Suwandi, meninggal dunia pada Jumat, 24 Juli 2026. Kabar duka ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, penggemar, serta rekan-rekan sesama penyanyi dangdut. Lesti Kejora, juara Dangdut Academy 1, mengenang Deswa sebagai sosok yang berjasa baginya dalam perjalanan kariernya hingga meraih juara.
Deswa dikenal memiliki kemampuan vokal yang mumpuni, khususnya dalam menyanyikan lagu-lagu Melayu. Gaya bernyanyinya yang khas dan kemampuannya menginterpretasikan lagu-lagu Melayu membuatnya memiliki tempat tersendiri di hati para penggemar. Lesti Kejora secara lugas menyatakan bahwa Deswa memiliki jasa yang tak terlupakan dalam kesuksesannya meraih gelar juara Dangdut Academy 1.
Kepergian Deswa meninggalkan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar Dangdut Academy. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai penyanyi berbakat yang piawai membawakan lagu Melayu dan murah hati dalam membagikan pengetahuannya kepada rekan-rekan seperjuangan.
Dugaan mengenai penyakit yang diderita Deswa muncul dari percakapan warganet di kolom komentar akun Instagram almarhum. Seorang warganet sempat menanyakan penyebab meninggalnya Deswa, dan salah satu warganet lainnya menyebut dugaan penyakit meningitis. Meski demikian, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pihak keluarga Deswa juga belum menyampaikan konfirmasi resmi mengenai penyebab meninggalnya pedangdut tersebut. Karena itu, kabar mengenai dugaan meningitis masih sebatas informasi yang beredar di media sosial dan belum bisa dijadikan sebagai penyebab pasti kepergian Deswa.
Kesimpulan, Deswa meninggalkan kenangan mendalam baik di dunia hiburan maupun di desa Wasuponda, Sulawesi Selatan, di mana bank sampah setempat telah bertransformasi berkat inovasi mahasiswa KKN Unhas. Semoga arwah Deswa diterima di sisi Allah SWT dan diberikan tempat yang terbaik.











