BERITA

Menteng, Kawasan yang Dinamis: Dari Pengelolaan Sampah Hingga Pencegahan Konflik Sosial

×

Menteng, Kawasan yang Dinamis: Dari Pengelolaan Sampah Hingga Pencegahan Konflik Sosial

Share this article
Menteng, Kawasan yang Dinamis: Dari Pengelolaan Sampah Hingga Pencegahan Konflik Sosial
Menteng, Kawasan yang Dinamis: Dari Pengelolaan Sampah Hingga Pencegahan Konflik Sosial

GemaWarta – 31 Juli 2026 | Kecamatan Menteng, Jakarta, merupakan salah satu kawasan yang paling dinamis di ibukota. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup warganya, mulai dari pengelolaan sampah yang lebih baik hingga pencegahan konflik sosial.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah mengumumkan bahwa mulai Agustus 2026, sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang harus dipilah dan diolah sejak dari sumber. Langkah ini diambil untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPST Bantargebang dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah di Jakarta.

🔖 Baca juga:
Rano Karno Tegaskan Pemprov DKI Patuh Hukum, Eks Kadis LH Jadi Tersangka dalam Kasus TPST Bantargebang

Selain itu, Sudin SDA Jakarta Selatan juga melakukan revitalisasi saluran air di Jalan Menteng Atas Dalam, RT 11/06, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran aliran air, sehingga dapat mengurangi risiko banjir dan genangan air di kawasan tersebut.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga terus memperkuat langkah pencegahan konflik sosial melalui program bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mencegah konflik sosial dan menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Menteng.

🔖 Baca juga:
Pemukulan Bro Ron di Menteng: Insiden yang Mengguncang Dunia Politik dan Ketenagakerjaan

Warga Menteng juga telah melakukan deklarasi menolak permusuhan dan mengajak semua pihak untuk menjaga kondisi yang sudah aman dan tenteram. Deklarasi ini disampaikan usai warga rapat bersama kepolisian bersama jajaran Kelurahan Pegangsaan dan Kecamatan Menteng.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, Pemprov DKI Jakarta juga telah memprioritaskan program mitigasi potensi konflik sosial, termasuk tawuran, serta memperkuat moderasi beragama melalui program Kesbangpol maupun FKUB.

🔖 Baca juga:
Kisah Kios dan Green Zakat: Transformasi Ekonomi Mikro dan Pengelolaan Sampah

Demikianlah, Kecamatan Menteng merupakan contoh nyata dari upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warganya melalui pengelolaan sampah yang baik, pencegahan konflik sosial, dan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *