BERITA

BPJS Ketenagakerjaan: Perlindungan dan Pemberdayaan bagi Masyarakat

×

BPJS Ketenagakerjaan: Perlindungan dan Pemberdayaan bagi Masyarakat

Share this article
BPJS Ketenagakerjaan: Perlindungan dan Pemberdayaan bagi Masyarakat
BPJS Ketenagakerjaan: Perlindungan dan Pemberdayaan bagi Masyarakat

GemaWarta – 02 Agustus 2026 | BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi masyarakat, terutama dalam hal ketenagakerjaan. Salah satu contoh perlindungan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah perlindungan bagi pengemudi ojek online (ojol) perempuan di Kota Surabaya.

Pemerintah Kota Surabaya memperkuat perlindungan sekaligus pemberdayaan bagi pengemudi ojol perempuan melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan usaha. Selain itu, Pemkab Gianyar juga memberikan perlindungan sosial bagi para pelaku seni dengan mendaftarkan 595 seniman sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

🔖 Baca juga:
TNI AD: Kritik Harus Berdasarkan Fakta Lapangan, Jangan Terjebak Unsur Artistik Film Pesta Babi

BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan calon pegawai menjalani pelatihan berjalan di atas bara api atau fire walk. Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Erfan Kurniawan, mengatakan bahwa aktivitas tersebut merupakan salah satu metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dalam Program Orientasi Persiapan Kerja (OPK).

Program OPK merupakan bagian dari proses pembentukan sumber daya manusia BPJS Ketenagakerjaan. Program ini dirancang sebagai fondasi awal bagi calon karyawan agar memiliki kompetensi, integritas, etika kerja, karakter, serta kesiapan mental yang selaras dengan nilai-nilai organisasi dan prinsip tata kelola yang baik (good governance), sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.

🔖 Baca juga:
SIM Baru Secara Online, Berikut Cara dan Syaratnya!

Dalam pelaksanaannya, OPK disusun secara terstruktur, sistematis, dan terukur melalui berbagai metode pembelajaran yang saling melengkapi, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Pendekatan tersebut bertujuan membangun kompetensi teknis, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, komunikasi, disiplin, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian sebagai bekal dalam menjalankan tugas pelayanan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan penjelasan bahwa kegiatan fire walk tersebut bukanlah substansi utama maupun kewajiban dalam keseluruhan rangkaian program. OPK dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan peserta.

🔖 Baca juga:
KPK Serta Bupati Rejang Lebong dan Kasus Korupsi, Serta Isu Menarik Lainnya

Kesimpulan dari berbagai kegiatan dan program yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah bahwa lembaga ini memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi masyarakat, terutama dalam hal ketenagakerjaan. Dengan demikian, BPJS Ketenagakerjaan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memberikan kontribusi pada pembangunan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *