GemaWarta – 02 Agustus 2026 | Bambang Sutrisno, atau yang dikenal sebagai Trisno, bassist PAS Band, meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Rumah Sakit Hermina Bandung. Trisno berusia 55 tahun dan meninggal setelah menderita gagal ginjal.
Menurut informasi yang diterima, Trisno sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa minggu sebelum meninggal. Rekan-rekannya, termasuk vokalis PAS Band, Yuki Martawidjaja, dan drummer Sandy, sempat mendoakan agar Trisno sembuh.
Trisno dikenal sebagai salah satu musisi berbakat di Indonesia, dengan permainan bass yang unik dan khas. Ia telah bergabung dengan PAS Band selama lebih dari dua dekade dan telah merilis banyak album dan lagu hits bersama band tersebut.
Sandy, drummer PAS Band, mengungkapkan bahwa Trisno telah menderita gagal ginjal selama beberapa bulan sebelum meninggal. Ia juga mengatakan bahwa Trisno telah menolak untuk menjalani pemeriksaan ke rumah sakit, tetapi akhirnya dibawa ke rumah sakit setelah kondisinya memburuk.
Trisno meninggalkan istri dan adik, Bengbeng, yang juga merupakan musisi. Bengbeng mengungkapkan bahwa Trisno adalah sosok yang rendah hati dan memiliki peran penting dalam membentuk identitas musik PAS Band.
Eno Gitara Ryanto, drummer NTRL, juga mengungkapkan duka atas meninggalnya Trisno. Ia mengatakan bahwa Trisno adalah sosok yang rendah hati dan memiliki peran penting dalam dunia musik Indonesia.
Kabar meninggalnya Trisno telah menyebabkan duka di kalangan penggemar musik Indonesia. Banyak yang mengungkapkan duka dan mengenang Trisno sebagai salah satu musisi berbakat di Indonesia.
Trisno akan selalu diingat sebagai salah satu musisi berbakat di Indonesia, dan kontribusinya dalam dunia musik akan selalu dikenang.











