OLAHRAGA

Stephon Castle Bawa Spurs Menang Dramatis di Game 3, Catat Sejarah Bersama Dylan Harper

×

Stephon Castle Bawa Spurs Menang Dramatis di Game 3, Catat Sejarah Bersama Dylan Harper

Share this article
Stephon Castle Bawa Spurs Menang Dramatis di Game 3, Catat Sejarah Bersama Dylan Harper
Stephon Castle Bawa Spurs Menang Dramatis di Game 3, Catat Sejarah Bersama Dylan Harper

GemaWarta – 26 April 2026 | San Antonio Spurs berhasil mengunci kemenangan penting pada Game 3 babak pertama playoff melawan Portland Trail Blazers dengan skor 120-108 di Moda Center, meski bintang utama mereka, Victor Wembanyama, absen karena protokol gegar otak. Kemenangan ini didorong oleh penampilan gemilang rookie tahun kedua, Stephon Castle, yang mencetak 33 poin serta menambah lima assist, sekaligus menampilkan tembakan akurat 10 dari 18 dari lapangan dan 3 dari 4 dari tiga angka.

Dylan Harper, pilihan nomor dua keseluruhan tahun 2025, melengkapi Castle dengan 27 poin, 10 rebound, dan tembakan 9 dari 12 dari lapangan serta 4 dari 5 dari tiga angka. Kedua pemain muda ini menjadi pasangan kedua dalam sejarah NBA yang berusia di bawah 21 tahun dan masing-masing mencetak lebih dari 25 poin dalam satu pertandingan playoff, menyusul duo legendaris Kevin Durant dan Russell Westbrook.

🔖 Baca juga:
Suns vs Warriors: Sunakkan Kemenangan Dramatis, Jalen Green Cetak 36, Warriors Tersingkir dari Play‑In

Statistik utama pertandingan dapat dilihat pada poin-poin berikut:

  • Stephon Castle: 33 poin, 5 assist, 10 tembakan bidang, 4 tembakan tiga angka.
  • Dylan Harper: 27 poin, 10 rebound, 9 tembakan bidang, 4 tembakan tiga angka.
  • Spurs menguasai tembakan tiga angka 13 dari 19 pada fase akhir permainan.
  • Portland Trail Blazers hanya mencetak 6 dari 23 tembakan pada 5 menit terakhir.

Setelah pertandingan, Castle memuji rekan setimnya, menyatakan, “Super talented, played a downhill game. The guy got to his spots. We don’t expect less because of the work he puts in and his confidence.” Sementara itu, Harper, yang mencatatkan double‑double 27 poin dan 10 rebound, mengungkapkan bahwa ia mendapat arahan penting dari legenda Spurs, Manu Ginobili, yang menekankan pentingnya memberi dampak dalam setiap menit permainan.

🔖 Baca juga:
Jalen Green Soroti Kontroversi Wasit dan Tekanan Tinggi di Turnamen Play-In NBA

Kekhawatiran utama menjelang Game 4 adalah ketersediaan Victor Wembanyama. Meskipun pemain berusia 22 tahun itu melaporkan perbaikan, proses kembali ke lapangan memerlukan serangkaian tes medis dan persetujuan dari dokter serta direktur program gegar otak NBA. Pelatih Spurs, Mitch Johnson, menegaskan bahwa keputusan akhir akan didasarkan pada kesehatan pemain, bukan keinginan pribadi.

Analisis pra‑Game 4 menyoroti tiga aspek penting: kembalinya Wembanyama, kemampuan Spurs mempertahankan momentum dengan Castle dan Harper, serta kemampuan Trail Blazers mengatasi defisit poin yang muncul pada akhir kuarter keempat Game 3. Jika Wembanyama kembali, ia dapat menambah dimensi defensif dan serangan yang sangat dibutuhkan Spurs. Namun, performa Castle dan Harper sudah membuktikan bahwa tim dapat tetap kompetitif tanpa bintang utama.

🔖 Baca juga:
Drama Malam Pertama Play-In NBA 2026: Hornets Mengalahkan Heat OT, Avdija Catat 41 Poin Bawa Blazers ke Playoff

Keberhasilan Castle di babak playoff ini menandai loncatan penting dalam kariernya. Pada usia 21 tahun, ia sudah menunjukkan kemampuan mencetak poin tinggi dalam situasi tekanan tinggi, sekaligus mengukir rekor sebagai salah satu pemain muda pertama yang menorehkan 30‑plus poin dalam pertandingan playoff tanpa dukungan pemain bintang. Seiring berjalannya musim, nama Stephon Castle diprediksi akan terus muncul di perbincangan tentang bintang muda NBA yang berpotensi menjadi wajah baru liga.

Dengan keunggulan 2-1 dalam seri, Spurs menatap Game 4 dengan keyakinan, sementara Trail Blazers harus mencari cara memperkecil selisih dan memaksa pertandingan ke Game 5. Pertarungan ini tidak hanya menjadi ujian bagi strategi pelatih, tetapi juga bagi kemampuan pemain muda seperti Castle untuk terus tampil konsisten di panggung tertinggi basket dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *