OLAHRAGA

PSS Sleman Imbang 1-1 di Laga Krusial, VAR Hilang Jadi Sorotan dan Promosi Super League Semakin Ketat

×

PSS Sleman Imbang 1-1 di Laga Krusial, VAR Hilang Jadi Sorotan dan Promosi Super League Semakin Ketat

Share this article
PSS Sleman Imbang 1-1 di Laga Krusial, VAR Hilang Jadi Sorotan dan Promosi Super League Semakin Ketat
PSS Sleman Imbang 1-1 di Laga Krusial, VAR Hilang Jadi Sorotan dan Promosi Super League Semakin Ketat

GemaWarta – 27 April 2026 | PSS Sleman menutup pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025/2026 dengan hasil imbang 1-1 melawan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu 26 April 2026. Pertandingan yang pada awalnya memberi harapan bagi Laskar Sembada untuk meraih tiga poin berakhir dengan poin tunggal setelah gol penyama kedudukan tercipta pada menit ke-89. Hasil ini menempatkan PSS Sleman pada posisi kedua klasemen Grup 2 dengan 52 poin, selisih tipis dari pemuncak klasemen Persipura Jayapura (53 poin).

Saat laga memasuki menit ke-50, sorotan media beralih ke insiden tak terduga: tampilan ruang VAR (Video Assistant Referee) yang disiarkan secara langsung memperlihatkan ruangan kosong tanpa keberadaan wasit. Pada saat itu, wasit lapangan Naufal berupaya meninjau pelanggaran pemain Persiba Balikpapan, Rical Vieri, namun layar monitor di lapangan menampilkan ruang VAR yang tampak sepi. Penonton dan warganet langsung menyoroti fenomena tersebut, menimbulkan spekulasi tentang hilangnya wasit di ruang VAR.

🔖 Baca juga:
Persiku Kudus Bebas Degradasi, Tiga Laga Penentuan Jadi Ajang Pembuktian Besar

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memberikan klarifikasi resmi pada Senin 27 April 2026. Ia menegaskan bahwa proses pengambilan keputusan melalui VAR tetap berjalan normal tanpa kendala operasional. Seluruh personel VAR, termasuk VAR, AVAR, dan Replay Operator (RO), berada pada posisi masing‑masing selama pertandingan. Menurut Paulus, tampilan ruang kosong disebabkan oleh gangguan teknis pada sistem siaran, bukan karena kegagalan prosedur VAR. Ia menambahkan, “Tidak ada kesalahan prosedur dalam operasional VAR pada laga tersebut, dan seluruh proses on‑field review tetap dilakukan melalui koordinasi penuh antara wasit di lapangan dan tim VAR di ruang kontrol.”

Di lapangan, PSS Sleman sempat unggul lewat gol Gustavo Tocantins pada menit ke-73. Penyerang asal Brasil tersebut memanfaatkan kekacauan di dalam kotak penalti Persiba dan melepaskan tembakan keras yang tak dapat dijangkau kiper lawan. Gol itu sempat mengangkat harapan PSS Sleman untuk mengamankan tiket promosi langsung ke BRI Super League 2026.

Namun, konsentrasi tim menurun di menit‑menit akhir. Pada menit ke-89, Persiba Balikpapan berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Arsa Ramadan Ahmad, yang menembus pertahanan PSS setelah pergerakan cepat di dalam kotak penalti. Gol penyama kedudukan mengakhiri harapan PSS untuk tiga poin dan menambah tekanan pada laga berikutnya.

🔖 Baca juga:
Drama klasemen Liga 2 2025/2026: Persaingan Promosi dan Ancaman Degradasi Memanas
  • Skor akhir: PSS Sleman 1 – 1 Persiba Balikpapan
  • Gol PSS Sleman: Gustavo Tocantins (73′)
  • Gol Persiba Balikpapan: Arsa Ramadan Ahmad (89′)
  • Isu VAR: Tampilan ruang VAR kosong akibat gangguan teknis pada siaran
  • Klarifikasi I.League: Operasional VAR berjalan sesuai standar

Kiper PSS Sleman, Ega Rizky, mengakui hasil imbang tetap patut disyukuri mengingat kesulitan bermain tandang. “Kami tetap dapat membawa pulang poin, namun kami harus lebih konsisten agar dapat mengamankan tiket promosi,” ujar Ega dalam wawancara pasca‑pertandingan.

Dengan poin yang terkumpul, PSS Sleman kini berada di jalur promosi bersama Persipura Jayapura dan Barito Putera. Masih satu pekan lagi sebelum babak akhir, PSS harus mengoptimalkan hasil di laga berikutnya untuk memastikan tempatnya di BRI Super League musim depan.

Insiden VAR yang sempat viral menambah dimensi baru dalam diskusi tentang teknologi dalam kompetisi Liga 2. Meskipun tidak memengaruhi keputusan akhir pertandingan, kejadian tersebut menegaskan pentingnya infrastruktur siaran yang handal demi menjaga kredibilitas penggunaan teknologi asistensi wasit.

🔖 Baca juga:
I.League Kecam Insiden Tendangan Kungfu Fadly Alberto, PSSI Siapkan Sanksi Tegas di EPA U‑20

Secara keseluruhan, laga ini menegaskan persaingan ketat di Grup 2, di mana setiap poin sangat berharga. PSS Sleman harus menjaga performa agar tidak terjebak dalam tekanan akhir musim, sementara Persiba Balikpapan berupaya keluar dari zona degradasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *