GemaWarta – 13 Juni 2026 | SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk, telah membuat sejarah dengan Initial Public Offering (IPO) terbesar dalam sejarah pasar modal. Pada hari pertama perdagangan di bursa Nasdaq, saham SpaceX melonjak 19% dan memberikan valuasi perusahaan sebesar $2,1 triliun.
IPO ini menandai awal dari-era baru bagi SpaceX, yang telah menjadi salah satu perusahaan paling berpengaruh di dunia. Dengan dana yang dikumpulkan dari IPO, SpaceX berencana untuk memperluas bisnisnya di luar sektor peluncuran roket, termasuk membangun pusat data kecerdasan buatan (AI) di luar angkasa.
Elon Musk, pendiri dan CEO SpaceX, mengungkapkan bahwa perusahaan telah mencatat arus kas positif sejak 2015 dan bahwa IPO ini akan membantu membiayai pertumbuhan perusahaan di masa depan. Musk juga menekankan bahwa tujuan utama SpaceX adalah untuk membuat manusia menjadi spesies multi-planet dan memastikan kelangsungan hidup umat manusia.
Saham SpaceX dibuka di harga $150 per saham dan naik hingga $176,52 pada hari pertama perdagangan. Volume perdagangan mencapai lebih dari 500 juta saham, dengan nilai transaksi mencapai $80 miliar. Ini menunjukkan antusiasme investor yang tinggi terhadap prospek perusahaan di masa depan.
Dengan valuasi $2,1 triliun, SpaceX kini menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia, melewati perusahaan-perusahaan seperti Broadcom dan Tesla. Ini juga menandai awal dari era baru bagi industri antariksa, yang diharapkan akan terus berkembang dan berinovasi di masa depan.
SpaceX juga berencana untuk memperluas jaringan satelitnya, yang akan memberikan layanan komunikasi global dan memungkinkan akses internet yang lebih luas. Dengan demikian, perusahaan ini akan terus memainkan peran penting dalam pengembangan teknologi dan inovasi di masa depan.
Kesimpulan, IPO SpaceX menandai awal dari-era baru bagi perusahaan dan industri antariksa. Dengan dana yang dikumpulkan dan rencana ekspansi yang ambisius, SpaceX diharapkan akan terus berkembang dan berinovasi di masa depan, membawa manusia lebih dekat ke tujuan menjadi spesies multi-planet.











