Hiburan

Pratama Arhan Bohongi Azizah Salsha? Curhat Zize Ungkap Bullying Pasca Cerai, 3 Tahun Pahit

×

Pratama Arhan Bohongi Azizah Salsha? Curhat Zize Ungkap Bullying Pasca Cerai, 3 Tahun Pahit

Share this article
Pratama Arhan Bohongi Azizah Salsha? Curhat Zize Ungkap Bullying Pasca Cerai, 3 Tahun Pahit
Pratama Arhan Bohongi Azizah Salsha? Curhat Zize Ungkap Bullying Pasca Cerai, 3 Tahun Pahit

GemaWarta – 30 April 2026 | Jakarta – Nama Pratama Arhan kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah muncul tuduhan bahwa ia menyebarkan informasi bohong mengenai mantan pasangannya, Azizah Salsha. Sementara itu, Zize, sahabat dekat keduanya, mengungkapkan bahwa ia masih menjadi korban bullying online meski sudah tiga tahun melepas ikatan pernikahan. Kedua isu ini menambah kompleksitas drama pribadi yang sudah berlangsung lama di kalangan selebriti muda Indonesia.

Menurut saksi mata, perseteruan dimulai ketika Azizah Salsha memposting foto bersama anaknya di Instagram, menandai akun Pratama Arhan. Dalam beberapa menit, akun-akun anonim mulai menyebarkan rumor bahwa Pratama tidak pernah memberikan nafkah dan bahkan menuduhnya melakukan penipuan. Azizah membantah kuat semua tuduhan tersebut, menyatakan bahwa ia hanya menegaskan haknya sebagai ibu dan tidak bermaksud menyinggung pihak manapun. Namun, gelombang komentar negatif tetap mengalir deras, memaksa Pratama Arhan untuk mengeluarkan pernyataan resmi.

🔖 Baca juga:
10 Drakor dan Film Upcoming Bintang “If Wishes Could Kill” yang Patut Dinanti di 2026‑2027

Pratama Arhan melalui kuasa hukumnya mengirimkan surat klarifikasi kepada media, menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan merusak reputasi pribadi serta profesionalnya. Ia menegaskan bahwa ia selalu memenuhi kewajiban keuangan kepada mantan istri dan anaknya, serta menolak segala bentuk fitnah. “Saya tidak akan membiarkan isu palsu mengaburkan fakta yang sebenarnya,” tulisnya dalam pernyataan tertulis.

Sementara perseteruan publik itu berlanjut, Zize, yang dikenal sebagai figur publik dan influencer, mengungkapkan beban psikologis yang ia alami selama tiga tahun terakhir. Dalam sebuah video curhat yang diunggah di platform video, Zize mengaku masih mendapat serangan siber berupa komentar menghina, meme memalukan, dan bahkan ancaman pribadi. “Saya sudah berpisah secara hukum, tapi dunia maya tetap menahan saya dalam bayang‑bayang masa lalu,” ujar Zize dengan nada lelah.

  • 2019: Zize dan Pratama menikah secara resmi.
  • 2020: Perceraian diajukan oleh kedua belah pihak.
  • 2021: Azizah Salsha mempublikasikan foto bersama anaknya, memicu rumor.
  • 2022: Zize melaporkan kasus bullying ke platform media sosial.
  • 2023: Pratama mengeluarkan pernyataan klarifikasi resmi.

Para pakar media sosial menilai bahwa fenomena bullying terhadap publik figur semakin mengkhawatirkan. Dr. Rina Wijayanti, ahli psikologi klinis, menekankan pentingnya dukungan mental bagi korban, terutama yang berada dalam sorotan media. “Penekanan pada empati dan edukasi digital menjadi kunci untuk mengurangi dampak negatif bullying,” ujarnya.

🔖 Baca juga:
8 Potret Seleb Ajak Anak Nonton Disney on Ice 2026 di Jakarta, Gemas!

Pengamat industri hiburan, Andi Prasetyo, menilai bahwa kasus ini mencerminkan dinamika hubungan antara selebriti, media, dan publik. “Ketika kehidupan pribadi menjadi konsumsi publik, batas antara fakta dan spekulasi sering kali kabur. Oleh karena itu, para publik figur harus lebih berhati‑hati dalam mengelola citra mereka,” kata Andi.

Di sisi lain, netizen terbagi dalam menanggapi kedua isu tersebut. Sebagian mengkritik keras Pratama Arhan atas dugaan kebohongan, sementara yang lain membela Azizah Salsha dan menuntut keadilan bagi Zize. Diskusi ini memperlihatkan betapa kuatnya pengaruh opini publik dalam membentuk narasi seputar kehidupan pribadi selebriti.

Menjelang akhir pekan, keduanya tampak menenangkan diri. Pratama Arhan berencana mengajukan gugatan hukum terhadap penyebar fitnah, sementara Zize mengumumkan akan berkolaborasi dengan organisasi anti‑bullying untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak psikologis bullying online. Kedua langkah ini diharapkan dapat memberikan contoh positif bagi publik dalam menanggulangi penyebaran informasi palsu dan perlakuan tidak manusiawi di dunia maya.

🔖 Baca juga:
Pinkan Mambo Ngamen di Jalan, Hotman Paris Bantah Itu Pekerjaan Hina: Simak Reaksi Keluarga dan Publik

Kasus ini masih terus berkembang dan menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa setiap tindakan di dunia digital memiliki konsekuensi nyata. Dengan upaya bersama antara pihak berwenang, media, dan masyarakat, diharapkan situasi serupa dapat diminimalisir di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *