OLAHRAGA

Cahya Supriadi Dapat Panggilan Timnas, Tampil Gemilang di BRI Super League dan Siap Bersaing di Piala AFF 2026

×

Cahya Supriadi Dapat Panggilan Timnas, Tampil Gemilang di BRI Super League dan Siap Bersaing di Piala AFF 2026

Share this article
Cahya Supriadi Dapat Panggilan Timnas, Tampil Gemilang di BRI Super League dan Siap Bersaing di Piala AFF 2026
Cahya Supriadi Dapat Panggilan Timnas, Tampil Gemilang di BRI Super League dan Siap Bersaing di Piala AFF 2026

GemaWarta – 01 Mei 2026 | Penjaga gawang muda PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, kembali menjadi sorotan publik setelah dua panggilan resmi dari Tim Nasional Indonesia. Pemanggilan pertama datang pada bulan Maret 2026 dalam rangka pemusatan latihan menjelang FIFA Series 2026, dan panggilan kedua pada akhir April 2026 menjelang persiapan Piala AFF 2026. Kedua panggilan tersebut menandai pengakuan atas progres signifikan Cahya di level klub maupun kompetisi domestik.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyambut positif kabar tersebut. Dalam konferensi pers pada 29 April 2026, van Gastel menegaskan bahwa pengalaman berlatih bersama pemain-pemain terbaik Indonesia akan menjadi modal penting bagi perkembangan Cahya. “Dia masih muda, jadi bisa belajar banyak. Jadi, dia harus mengambil kesempatan ini untuk berkembang dan bertumbuh,” ujar van Gastel, yang sebelumnya pernah menjadi asisten pelatih Besiktas.

🔖 Baca juga:
Kejutan 3-2! Cagliari vs Atalanta Guncang Papan Atalanta, Mendy Bintang Debut

Tak kalah penting, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, juga menegaskan kepercayaan pada Cahya dengan menempatkannya di antara tiga pilihan utama untuk posisi kiper. Selain Cahya, Herdman juga memanggil Nadeo Argawinata (Borneo FC Samarinda) dan Muhammad Riyandi (Persis Solo). Persaingan ketat di antara ketiganya mencerminkan kedalaman posisi penjaga gawang Garuda, sekaligus menambah tekanan positif bagi Cahya untuk membuktikan diri.

Penampilan Cahya di BRI Super League menjadi bukti nyata kesiapan mental dan teknisnya. Pada laga pekan ke-31 melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, 30 April 2026, ia berhasil menahan penalti pada menit ke-84. Gol penalti yang diambil oleh Pablo Ganet hampir menambah keunggulan Persita, namun Cahya melakukan penyelamatan krusial yang mempertahankan selisih 0-1 hingga akhir pertandingan. Meskipun PSIM kembali mengalami kekalahan tipis, aksi penyelamatan tersebut mendapat pujian luas, termasuk dari pelatihnya, van Gastel, yang menyebut Cahya sebagai “Man of the Match” dalam konteks pertahanan.

Statistik pertandingan menunjukkan bahwa PSIM menguasai bola lebih banyak di babak pertama, namun kesulitan mengkonversi peluang menjadi gol. Cahya mencatat total 4 penyelamatan penting, termasuk satu refleks pada tembakan jarak jauh di menit ke-51. Penampilan konsisten ini meningkatkan ratingnya di mata pengamat sepakbola domestik dan internasional.

🔖 Baca juga:
Drama Champions League: Barcelona Gagal, PSG Melaju, dan Pertarungan Elite Eropa

Berikut rangkaian pemain kiper Timnas Indonesia yang dipanggil untuk persiapan Piala AFF 2026:

  • Cahya Supriadi – PSIM Yogyakarta
  • Nadeo Argawinata – Borneo FC Samarinda
  • Muhammad Riyandi – Persis Solo

Jika Cahya berhasil menembus skuad utama, ia akan menjadi kiper termuda yang pernah mewakili Timnas Indonesia dalam turnamen bergengsi tersebut. Peluang tersebut tidak hanya memberikan pengalaman kompetitif di level internasional, tetapi juga membuka pintu bagi transfer potensial ke klub-klub papan atas Asia.

Panggilan ganda ini juga memperkuat posisi PSIM dalam menata strategi tim ke depan. Van Gastel menegaskan bahwa keberadaan pemain internasional di dalam skuad dapat meningkatkan standar latihan, motivasi, serta kualitas taktik. “Kami harus memanfaatkan momentum ini untuk memperbaiki hasil liga, mengingat PSIM sedang berada di posisi ke-11 dengan 39 poin,” katanya.

🔖 Baca juga:
Inter Cagliari 3-0: Kemenangan Telak Inter Milan Perkuat Puncak Klasemen Serie A

Ke depan, jadwal penting bagi Cahya meliputi pemusatan latihan di Jakarta pada 26-30 Mei 2026, serta beberapa laga uji coba internasional menjelang Piala AFF yang dijadwalkan 24 Juli – 26 Agustus 2026. Timnas Indonesia akan bersaing di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang play‑off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste. Dengan dukungan pelatih berpengalaman dan semangat muda, Cahya Supriadi memiliki peluang besar untuk menjadi andalan Garuda di lini pertahanan.

Kesimpulannya, perjalanan karier Cahya Supriadi kini berada pada titik krusial. Panggilan Timnas, penyelamatan penalti penting, serta pujian dari pelatih senior menandakan bahwa kiper berusia 22 tahun ini sedang meniti jalur menuju puncak sepakbola Indonesia. Jika ia mampu mempertahankan konsistensi, nama Cahya akan segera terukir di antara kiper-kiper terbaik yang pernah memperkuat Timnas Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *