GemaWarta – 04 Mei 2026 | Pergerakan terbaru dalam klasemen Liga Saudi semakin menegangkan setelah Al Qadisiyah berhasil mengalahkan Al Nassr dengan skor tipis, menandai akhir dari rentetan 20 kemenangan beruntun sang juara bertahan. Kemenangan ini tidak hanya mengguncang posisi Al Nassr, tetapi juga membuka peluang baru bagi rival-rival utama, khususnya Al Hilal yang kini berada dalam jarak satu poin dari puncak.
Dalam laga pekan ke-26, Al Qadisiyah menampilkan taktik defensif yang disiplin sekaligus serangan balik yang cepat. Gol tunggal mereka dicetak oleh Julian Quinones pada menit ke-68, memaksa Al Nassr hanya mampu menekan namun tak mampu menembus pertahanan lawan. Kekalahan ini memutus rekor 20 kemenangan beruntun Al Nassr, sekaligus menurunkan moral skuad yang dipimpin oleh Cristiano Ronaldo.
Sementara itu, Al Hilal terus menumpuk poin dengan hasil imbang 2-2 melawan Al Ittihad, namun tetap berada di posisi teratas dengan 55 poin, hanya selisih satu poin dari Al Qadisiyah yang kini menempati peringkat kedua dengan 54 poin. Jika Al Hilal mampu mengamankan kemenangan di laga berikutnya, mereka berpeluang menutup jarak dan kembali memimpin klasemen Liga Saudi menjelang akhir musim.
Berikut rangkuman singkat klasemen Liga Saudi setelah putaran terbaru:
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Al Hilal | 26 | 18 | 1 | 7 | 55 |
| 2 | Al Qadisiyah | 26 | 17 | 3 | 6 | 54 |
| 3 | Al Nassr | 26 | 16 | 2 | 8 | 50 |
| 4 | Al Ittihad | 26 | 15 | 4 | 7 | 49 |
| 5 | Al Shabab | 26 | 14 | 5 | 7 | 47 |
Di samping persaingan antar tim, kompetisi individu juga menjadi sorotan. Cristiano Ronaldo, yang selama ini menjadi top skor liga, kini kalah moncer dari Julian Quinones yang berhasil menambah dua gol di laga melawan Al Qadisiyah. Dengan total gol Ronaldo turun menjadi 22, sementara Quinones kini mengungguli dengan 23 gol, menambah tekanan pada Ronaldo untuk kembali menunjukkan kelasnya.
Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, mengakui bahwa timnya sedang berada dalam fase kritis. Ia menekankan perlunya perbaikan taktik dan mentalitas agar dapat kembali bersaing di puncak klasemen Liga Saudi. “Kami harus kembali ke jalur kemenangan, memperbaiki transisi serangan, dan memanfaatkan pengalaman para pemain senior,” ujar Jesus dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Selain itu, dinamika pasar pemain juga turut mempengaruhi atmosfer liga. Beberapa klub tengah mengejar pemain asing untuk memperkuat lini serang mereka menjelang fase penutup musim. Al Hilal, misalnya, telah menyiapkan tawaran kepada dua striker asal Brazil, dengan harapan dapat menambah daya serang yang kurang tajam dalam beberapa laga terakhir.
Dengan sisa lima putaran musim, persaingan di puncak klasemen Liga Saudi diprediksi akan semakin sengit. Al Qadisiyah berambisi menutup jarak dengan Al Hilal, sementara Al Nassr berusaha mengembalikan kepercayaan publik dan menstabilkan posisi mereka di zona Liga Champions. Pertarungan antara tim-tim papan atas ini tidak hanya menarik bagi para penggemar lokal, tetapi juga menambah daya tarik liga di mata komunitas sepakbola internasional.
Secara keseluruhan, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa klasemen Liga Saudi masih sangat dinamis, dengan peluang bagi beberapa tim untuk mengubah nasib mereka. Semua mata kini tertuju pada laga-laga penentu yang akan menentukan siapa yang akan mengangkat trofi musim ini.











