GemaWarta – 04 Mei 2026 | Pertandingan pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta dan Persijap Jepara digelar pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Laga ini menjadi sorotan utama karena Persija berada di papan atas klasemen dengan 62 poin dan mengincar tiga poin untuk memperkecil jarak dengan Borneo FC, sementara Persijap berada di peringkat ke-13 dengan 31 poin dan berjuang menghindari zona degradasi.
Sejak peluit pertama, Macan Kemayoran mengendalikan ritme permainan. Pada menit ke-15, Fabio Calonego mengeksekusi tendangan bebas dari half‑space kiri dan mengarahkan bola ke sudut kanan gawang Persijap. Namun, kiper andalan Persijap, Sendri Johansyah, melakukan penyelamatan gemilang, menunjukkan mengapa ia menjadi pilar pertahanan tim tuan rumah.
Pada menit ke‑27, Persijap mencoba membalas. Jose Luis Espinosa (Tiri) melancarkan sundulan dari umpan lambung di dalam kotak penalti, tetapi eksekusi kurang akurat sehingga bola meluncur ke tanah. Menjelang akhir babak pertama, Borja Herrera melancarkan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola meleset ke sisi gawang.
Statistik babak pertama mencatat 5 tembakan ke arah gawang Persija, 3 di antaranya tepat sasaran, namun semuanya berhasil dipatahkan oleh Sendri Johansyah yang tampil impresif. Di sisi lain, Persijap hanya mencatat 2 tembakan, tanpa satupun yang menguji kiper Andritany Ardhiyasa.
Berikut susunan pemain yang memulai laga:
| Persijap Jepara | Persija Jakarta |
|---|---|
| Sendri Johansyah (GK) | Andritany Ardhiyasa (GK) |
| Diogo Brito | Bruno Tubarão |
| Jose Luis Espinosa (Tiri) | Paulo Ricardo |
| Najeeb Yakubu | Rizky Ridho |
| Rahmat Hidayat | Shayne Pattynama |
| Alexis Nahuel Gomez | Fabio Calonego |
| Borja Herrera | Rayhan Hannan |
| Borja Martinez | Van Basty Saousa |
| Rendi Saepul | Alaaeddine Ajarie |
| Wahyudi Hamisi | Allano Brendon |
| Iker Guarrotxena Vallejo | Eksel Runtukahu |
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyatakan kepercayaan penuh pada skuadnya. “Kami sudah melakukan persiapan yang matang selama jeda satu minggu. Tim kami termotivasi tinggi dan kami tahu pertandingan di Jepara tidak mudah,” ujar Souza sebelum kickoff.
Sementara itu, kapten Persijap, Gustavo Almeida, menegaskan pentingnya menjaga konsistensi. “Kami tahu tekanan besar di rumah. Kami tidak akan meremehkan lawan, terutama Macan Kemayoran yang sedang dalam performa bagus,” katanya.
Pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui televisi nasional Indosiar serta layanan streaming Vidio. Bagi penonton yang mengandalkan platform digital, link streaming resmi dapat diakses melalui portal Vidio tanpa perlu mengklik tautan eksternal.
Jika Persija berhasil meraih kemenangan, jarak poin dengan Borneo FC akan menyusut menjadi tiga poin, memperkuat peluang mereka merebut gelar juara. Sebaliknya, jika Persijap mampu mengamankan poin, mereka akan memperpanjang jeda dari zona degradasi, mengingat mereka masih berada 31 poin di atas zona terendah.
Setelah jeda istirahat, kedua tim diprediksi akan meningkatkan intensitas serangan. Persija, dengan lini depan yang mencatat sembilan gol dalam empat laga terakhir, diharapkan memanfaatkan kecepatan Allano Brendon dan keakuratan Eksel Runtukahu. Di sisi lain, Persijap akan mengandalkan kekompakan lini belakang dan kemampuan kiper Sendri Johansyah yang telah menahan serangan lawan pada babak pertama.
Dengan suasana stadion yang penuh semangat dari pendukung Laskar Kalinyamat, laga ini tidak hanya menjadi ujian teknis, tetapi juga mental bagi kedua tim. Penonton di Jepara dan penikmat sepakbola di seluruh Indonesia diharapkan menyaksikan aksi yang penuh drama, mengingat sejarah pertemuan kedua tim yang selalu berwarna kompetitif.
Apapun hasil akhir, pertandingan Persija vs Persijap akan menjadi titik penting dalam perburuan gelar dan perjuangan menghindari degradasi di BRI Super League musim ini.











