GemaWarta – 06 Mei 2026 | Pada Selasa, 5 Mei 2026, Stadion Prince Mohamed bin Fahd menjadi saksi duel menegangkan antara Al-Khaleej dan Al-Hilal dalam lanjutan Putaran 28 Saudi Pro League. Pertandingan yang semula tampak seimbang berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk Al-Hilal, mengurangi jarak mereka dengan pemuncak klasemen, Al-Nassr, menjadi hanya dua poin.
Babak pertama dimulai dengan kejutan. Pada menit ke-11, Joshua King memanfaatkan bola longgar setelah tendangan sudut Al-Khaleej dan menaklukkan gawang dengan tembakan keras ke sudut atas, memberi keunggulan awal bagi tuan rumah. Namun, Al-Hilal tidak tinggal diam. Pada menit ke-34, Sergej Milinković‑Savić menegakkan kembali skor melalui sundulan tajam hasil umpan silang dari Rúben Neves. Gol ini menyamakan kedudukan menjelang jeda, dan menandai titik balik mental bagi skuad Italia Simone Inzaghi.
Di babak kedua, pertarungan menjadi lebih taktis. Penjaga gawang Al-Hilal, Yassine Bounou, melakukan beberapa penyelamatan krusial yang menjaga tim tetap dalam jalur kemenangan. Tekanan terus meningkat hingga menit ke-79, ketika Sultan Mandash memanfaatkan kesalahan defensif Al‑Khaleej dengan melakukan intersepsi dan menambah satu lagi bagi Al‑Hilal. Gol penentu ini menutup pertandingan dengan skor 2‑1.
Menjelang akhir laga, Karim Benzema hampir menambah keunggulan Al‑Hilal, namun golnya dinyatakan offside pada menit tambahan, menambah ketegangan hingga peluit akhir.
Statistik pertandingan menegaskan dominasi Al‑Hilal. Tim Inzaghi mencatat 1,65 expected goals (xG) dari 22 tembakan, sementara Al‑Khaleej hanya menghasilkan 0,63 xG dari enam tembakan. Milinković‑Savić menjadi ujung tombak serangan, mencatat enam tembakan, sembilan sentuhan di dalam kotak penalti, serta memenangkan delapan duel satu lawan satu dan enam duel udara.
| Tim | Tembakan | xG | Gol | Pemain Kunci |
|---|---|---|---|---|
| Al‑Hilal | 22 | 1.65 | 2 | Sergej Milinković‑Savić |
| Al‑Khaleej | 6 | 0.63 | 1 | Joshua King |
Kemenangan ini tidak hanya memberi tiga poin penting, tetapi juga menambah tekanan pada Al‑Nassr yang memimpin klasemen dengan selisih tipis. Kedua tim dijadwalkan bertemu dalam laga penentu pada 12 Mei, yang diyakini akan menjadi duel penentu gelar musim ini. Jika Al‑Hilal berhasil mengalahkan Al‑Nassr, mereka akan melampaui rival tradisional dan mengamankan posisi teratas menjelang putaran terakhir.
Reaksi di media sosial pun beragam. Akun resmi Al‑Hilal di platform X menuliskan: “Kemenangan penting di Dammam 🤩💙”. Penggemar seperti Nidal Khattar menilai kemenangan ini penting namun menyoroti penampilan yang belum maksimal. Sementara itu, akun @AlHilal_EN menyoroti gol Sultan Mandash sebagai momen penentu, menambahkan gambar perayaan pemain.
Para analis menekankan bahwa mentalitas juara Al‑Hilal terbukti saat mereka bangkit dari ketertinggalan. Keputusan taktik Inzaghi untuk menahan Benzema dan Salem Al‑Dawsari di bangku cadangan menjadi sorotan, menyoroti kedalaman skuad yang memungkinkan rotasi tanpa mengorbankan kualitas.
Dengan empat pertandingan tersisa, persaingan di puncak tabel SPL semakin ketat. Al‑Hilal kini melangkah ke derbi Riyadh dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Al‑Nassr harus menahan tekanan untuk menjaga jarak poin. Pertandingan mendatang diprediksi akan menjadi pertarungan sengit yang dapat menentukan nasib juara musim ini.









