GemaWarta – 08 Mei 2026 | Peraturan handball kembali memancing polemik usai duel semifinal Liga Champions antara Bayern Munchen kontra PSG berlangsung penuh kontroversi. Keputusan wasit Joao Pinheiro yang tidak memberikan penalti atas insiden bola mengenai tangan Joao Neves memicu protes keras dari publik Allianz Arena dan menjadi bahan perdebatan di kalangan pecinta sepak bola.
Insiden panas itu terjadi saat Bayern sedang tertinggal agregat 4-6 dari PSG. Tim asuhan Vincent Kompany itu merasa dirugikan setelah wasit tidak memberikan penalti meski bola terlihat jelas mengenai tangan Joao Neves di area terlarang. Tayangan ulang memperlihatkan tangan Joao Neves terbuka lebar saat bola menghantam lengannya.
Situasi tersebut langsung memancing reaksi keras dari pemain dan staf Bayern Munchen di pinggir lapangan. Beberapa menit sebelumnya, Bayern juga sempat gagal mendapatkan keputusan handball lain. Namun dalam kejadian pertama, keputusan wasit dianggap benar karena bola lebih dulu mengenai dada dan bahu pemain lawan.
Kemarahan Bayern Munchen semakin memuncak karena momen tersebut terjadi dalam situasi krusial menjelang turun minum. Tidak diberikannya penalti dianggap sebagai pukulan besar bagi peluang mereka membalikkan keadaan.
Konrad Laimer, gelandang asal Austria, mengaku heran dengan keputusan wasit terkait insiden handball yang melibatkan dirinya dan bek PSG, Nuno Mendes. Ia merasa bahwa keputusan wasit tersebut tidak masuk akal dan merugikan timnya.
Chris Sutton, seorang komentator sepak bola, juga menyatakan bahwa regulasi UEFA tentang handball tidak masuk akal. Ia berpendapat bahwa keputusan wasit tersebut tidak konsisten dan dapat mempengaruhi hasil pertandingan.
Kontroversi handball ini telah memicu perdebatan panas di kalangan pecinta sepak bola. Banyak yang merasa bahwa keputusan wasit tersebut tidak adil dan merugikan Bayern Munchen. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa keputusan wasit tersebut sudah tepat dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kesimpulan dari kontroversi handball ini adalah bahwa regulasi UEFA tentang handball masih memerlukan perbaikan. Keputusan wasit yang tidak konsisten dan dapat mempengaruhi hasil pertandingan dapat menimbulkan perdebatan panas dan ketidakpuasan di kalangan pecinta sepak bola.











