GemaWarta – 09 Mei 2026 | Abel Ferreira, pelatih Palmeiras, saat ini menjadi sorotan setelah melakukan gestur yang dianggap tidak pantas selama pertandingan melawan Sporting Cristal di Copa Libertadores. Gestur tersebut, yang ditujukan kepada pemain Flaco López, membuat CONMEBOL membuka prosedur disiplin terhadapnya.
Menurut laporan, Abel Ferreira melakukan gestur yang dianggap ofensif dan tidak sesuai dengan kode etik CONMEBOL. Pelatih asal Portugal tersebut kemudian menjelaskan bahwa gestur tersebut hanya bersifat bercanda dan ditujukan kepada Flaco López, yang dia anggap sebagai pemain yang paling banyak mendapat perhatiannya.
CONMEBOL telah membuka prosedur disiplin terhadap Abel Ferreira dan telah menetapkan tanggal 13 Mei sebagai batas waktu untuk Palmeiras mengajukan pembelaan. Jika terbukti bersalah, Abel Ferreira dapat mendapat hukuman berupa peringatan, teguran, atau denda yang berkisar antara $100 hingga $25.000.
Palmeiras berencana untuk menggunakan kasus serupa yang melibatkan pelatih Renato Paiva dari Botafogo sebagai referensi dalam pembelaan mereka. Dalam kasus tersebut, Renato Paiva juga melakukan gestur yang sama, namun tidak mendapat hukuman dari CONMEBOL.
Ini bukanlah pertama kalinya Abel Ferreira terlibat dalam kasus disiplin. Sebelumnya, dia juga mendapat peringatan dari CONMEBOL karena komentarnya tentang VAR selama pertandingan.
Kasus ini menimbulkan perdebatan tentang batasan antara ekspresi dan ofensivitas dalam sepak bola. Sementara itu, Palmeiras dan Abel Ferreira harus menunggu keputusan dari CONMEBOL dan berharap bahwa pembelaan mereka dapat membantu mengurangi hukuman.











