GemaWarta – 16 April 2026 | Drama Korea Perfect Crown yang tayang di Disney+ Korea pada tahun 2026 berhasil mencuri perhatian penonton dengan kisah cinta kontrak antara Seong Hui‑ju (IU) dan Pangeran Agung Ian (Byeon Woo Seok). Kesuksesan serial ini tak hanya terbatas pada rating, melainkan juga memunculkan spekulasi mengenai keterkaitannya dengan judul‑judul drama lain yang pernah ditayangkan sebelumnya. Tiga judul yang paling sering disebut memiliki hubungan tematis atau historis dengan Perfect Crown adalah Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, The Red Sleeve, dan Princess Hours. Berikut ulasan lengkap mengenai masing‑masing drama dan benang merah yang menghubungkannya.
Pertama, Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo menjadi titik pertemuan pertama antara IU dan Byeon Woo Seok di layar kaca. Pada drama ini, keduanya berperan sebagai pasangan yang terjerat dalam intrik istana Goryeo abad ke‑10. Meski cerita mereka berakhir pahit karena karakter Byeon Woo Seok berselingkuh, penonton mengingat kembali chemistry mereka ketika kembali bertemu di Perfect Crown. Karena itu, banyak yang menilai kehadiran pasangan tersebut di Perfect Crown seolah menjadi “balikan” dari drama sejarah sebelumnya.
Kedua, The Red Sleeve menambahkan dimensi historis yang lebih dalam. Drama sageuk ini mengangkat kisah nyata Raja Jeongjo (Yi San) dan selirnya, Seong‑deok‑Im. Pada akhir cerita, kedua tokoh utama terpisah oleh takdir, menciptakan momen mengharukan bagi penonton. Menariknya, situs resmi MBC menjelaskan bahwa Perfect Crown mengambil latar alternatif dimana putra Mahkota Munhyo, anak dari selir Seong‑deok‑Im dan Raja Jeongjo, tidak meninggal karena cacar. Dalam versi ini, sang putra tumbuh menjadi Pangeran Agung Ian, sehingga menghubungkan alur The Red Sleeve dengan dunia Perfect Crown melalui garis keturunan kerajaan yang sama.
Ketiga, Princess Hours (juga dikenal dengan judul Goong) memperkenalkan konsep perjodohan modern dalam kerangka monarki kontemporer. Drama ini mengisahkan seorang siswi SMA, Shin Chae‑kyung (Yoon Eun‑hye), yang dipaksa menikah dengan Putra Mahkota Lee Shin (Ju Ji‑hoon). Walaupun semesta cerita Princess Hours dan Perfect Crown berbeda, kedua serial menampilkan tokoh pangeran yang memiliki sifat “tsundere” dan cenderung “bucin”. Bahkan, Ju Ji‑hoon sempat ditawari cameo di Perfect Crown. Kedua drama juga menonjolkan elemen boneka simbolik; Princess Hours menggunakan boneka beruang, sedangkan Perfect Crown mempromosikan boneka kucing sebagai merchandise resmi.
Berikut rangkuman singkat mengenai tiga drakor yang dianggap memiliki kaitan khusus dengan Perfect Crown:
- Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo – Menyajikan chemistry pertama IU dan Byeon Woo Seok; latar kerajaan Goryeo yang menambah nuansa historis.
- The Red Sleeve – Menyumbang alur alternatif mengenai keturunan Raja Jeongjo yang menjadi dasar karakter Pangeran Agung Ian.
- Princess Hours – Membawa tema perjodohan dan kehidupan istana modern yang resonan dengan premis Perfect Crown.
Walaupun ketiga drama tersebut tidak secara resmi menjadi prekuel atau sekuel Perfect Crown, elemen‑elemen cerita, karakter, serta simbolik visual yang serupa menciptakan sebuah “semesta tidak resmi” yang mengundang rasa penasaran penonton. Fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana produser drama Korea semakin kreatif dalam membangun narasi lintas‑serial, menumbuhkan loyalitas penonton yang ingin menelusuri jejak‑jejak kecil yang tersembunyi di balik setiap episode.
Kesimpulannya, keterkaitan antara Perfect Crown dengan Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, The Red Sleeve, dan Princess Hours lebih bersifat konseptual dan tematis daripada kronologis. Keterkaitan tersebut terletak pada penggunaan aktor yang sama, reinterpretasi sejarah kerajaan, serta penggambaran dunia monarki modern yang penuh intrik dan romansa. Dengan cara ini, Perfect Crown tidak hanya menjadi sebuah drama baru, melainkan juga titik pertemuan bagi beberapa karya klasik yang telah menorehkan jejaknya dalam sejarah K‑drama.











