GemaWarta – 10 Mei 2026 | Setelah suksesnya Proliga, Indonesia kembali memiliki ajang pembibitan untuk mencari bakat-bakat muda di bidang olahraga. Kejurnas U-18 menjadi salah satu ajang yang sangat penting untuk mencari pemain-pemain muda yang berpotensi untuk bergabung dengan tim nasional.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, membagikan perkembangan terbaru timnya sebelum menjalani laga krusial kontra Timnas Qatar U-17 di Piala Asia U-17 2026. Timnas Indonesia U-17 akan menantang Qatar U-17 dalam partai kedua Grup B di King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, pada Sabtu (9/5/2026) malam WIB.
Timnas Indonesia U-17 memulai Piala Asia U-17 dengan kemenangan 1-0 atas Timnas China U-17, sedangkan Qatar U-17 menelan kekalahan 1-3 dari Timnas Jepang U-17. “Yang pasti kita harus siap untuk berhadapan dengan Qatar U-17. Kita tahu Qatar U-17 tim yang kuat,” ujar Kurniawan.
Jika Timnas Indonesia U-17 bisa mengalahkan Qatar U-17, dan dalam pertandingan lain, China U-17 takluk dari Jepang U-17, maka tim berjulukan Garuda Muda itu dapat lolos ke Piala Dunia U-17 2026. “Tapi kembali lagi, kita coba untuk bisa memberikan perlawanan, untuk bisa memenangkan pertandingan,” tutur Kurniawan.
Sementara itu, PB Djarum kembali bergerak mencari bibit-bibit pebulutangkis masa depan Indonesia lewat Audisi Umum PB Djarum 2026. Tahun ini, pencarian talenta muda dibuat lebih luas dengan menyambangi tiga kota besar, yakni Pekanbaru, Makassar, dan Kudus.
Audisi kali ini dibuka untuk kategori U-11 hingga KU 12, baik putra maupun putri. PB Djarum berharap langkah memperluas lokasi audisi bisa membuka kesempatan lebih besar bagi talenta-talenta muda di luar Pulau Jawa.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan keputusan menambah kota audisi tak lepas dari tingginya antusiasme atlet daerah. “Dulu kami sempat menggelar audisi di banyak kota. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan ke Pekanbaru dan Makassar agar talenta dari Sumatra dan Sulawesi punya kesempatan lebih besar menunjukkan kemampuan mereka,” ujar Yoppy.
PB Djarum juga tetap menerapkan seleksi ketat demi menemukan calon atlet berkualitas. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, menegaskan pihaknya bukan cuma mencari pemain berbakat secara teknik, tetapi juga mental juara.
Kesimpulan, ajang pembibitan seperti Kejurnas U-18 dan Audisi Umum PB Djarum 2026 sangat penting untuk mencari bakat-bakat muda di Indonesia. Dengan adanya ajang-ajang seperti ini, diharapkan Indonesia dapat memiliki pemain-pemain muda yang berpotensi untuk bergabung dengan tim nasional dan berkompetisi di kancah internasional.











