GemaWarta – 12 Mei 2026 | Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, membuat sejarah di ajang Moto3 Prancis 2026 dengan finis keempat di Sirkuit Bugatti, Le Mans. Veda Ega Pratama mengawali balapan dari posisi keenam dan sempat tercecer ke luar zona sepuluh besar akibat situasi kacau di lap-lap awal. Namun, ia menunjukkan kematangan mental di atas rata-rata pembalap seusianya dan berhasil finis keempat.
Veda Ega Pratama mengatakan bahwa kunci keberhasilannya menembus barisan depan adalah kesabaran. Ia memilih untuk membangun ritme secara perlahan namun pasti, alih-alih tampil agresif yang berisiko crash. Menjelang akhir balapan, Veda sebenarnya berpeluang besar merebut podium, namun kendala teknis pada ban belakang di putaran terakhir memaksanya harus puas mengamankan 13 poin penting di posisi keempat.
Hasil di GP Prancis ini semakin mempertegas konsistensi Veda Ega Pratama di musim 2026. Ini merupakan keberhasilan keempatnya secara beruntun finis di posisi sepuluh besar. Sejauh ini, posisi keempat di Le Mans menjadi pencapaian terbaik keduanya setelah sebelumnya sukses menapaki podium ketiga di Moto3 Brasil.
Veda Ega Pratama menjadi satu-satunya pembalap asal Asia Tenggara yang sukses menembus lima besar klasemen sementara Moto3 musim ini. Ia kini mengoleksi total 50 poin dan berada di posisi kelima klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3.
Finis keempat Veda Ega Pratama di Moto3 Prancis 2026 merupakan debut balapan basah pertama yang sangat sukses. Ia menunjukkan kemampuan dan kematangan dalam menghadapi kondisi lintasan yang sulit. Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama semakin dekat dengan persaingan papan atas klasemen sementara.
Kesimpulan, Veda Ega Pratama membuat sejarah di Moto3 Prancis 2026 dengan finis keempat. Ia menunjukkan kematangan mental dan kemampuan dalam menghadapi kondisi lintasan yang sulit. Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama semakin dekat dengan persaingan papan atas klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3.











