GemaWarta – 30 April 2026 | Jakarta, 30 April 2026 – Pembalap muda berusia 16 tahun asal Indonesia, Kiandra Ramadhipa, mencuri perhatian dunia balap motor setelah menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol. Kemenangan yang diraih dengan cara comeback spektakuler dari posisi ke-17 menjadi sorotan utama dalam agenda balap internasional pekan ini.
Balapan dimulai dengan intensitas tinggi. Kiandra menampilkan agresivitas sejak start, menyalip sejumlah pesaing dalam tiga lap pertama. Gerakan cepatnya membawanya masuk ke grup terdepan, bersaing ketat dengan pembalap-pembalap berbakat seperti Beñat Fernández dan Yaroslav Karpushin. Pada lap ke-10, Kiandra berhasil menembus posisi lima, kemudian terus mengejar ke empat dan tiga, menunjukkan kemampuan membaca lintasan yang luar biasa.
Di lap terakhir, drama mencapai puncaknya. Pada tikungan terakhir, Kiandra melakukan manuver berani, menyalip Beñat Fernández dengan pengereman optimal dan percepatan maksimal. Ia melaju lurus ke garis finis, mengunci kemenangan pertama dalam karier Rookies Cup dengan selisih tipis. Tim Red Bull menyebut penampilannya sebagai bukti bahwa Kiandra adalah “bintang baru Indonesia” yang memiliki keberanian dan insting balap tinggi.
Red Bull MotoGP Rookies Cup merupakan jalur paling bergengsi bagi pembalap muda untuk melangkah ke kelas Moto3, Moto2, hingga MotoGP. Banyak alumni Rookies Cup yang kini menjadi juara dunia, antara lain:
- Brad Binder – juara Moto3 2016, pembalap KTM di MotoGP
- Joan Mir – juara MotoGP 2020
- Jorge Martín – juara MotoGP 2024
- Pedro Acosta – juara Moto3 dan Moto2, kini bersaing di MotoGP
- Enea Bastianini, Miguel Oliveira, Johann Zarco, Ayumu Sasaki – nama-nama yang pernah menorehkan prestasi di kelas tertinggi
Keberhasilan Kiandra tidak lepas dari dukungan para mentor seniornya. Dalam wawancara eksklusif dengan media olahraga, Kiandra mengungkap peran vital dua pembalap senior Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama. Mario Aji, yang kini berkompetisi di Moto2, memberikan semangat dan nasihat taktis, sementara Veda Ega Pratama, mantan pembalap Rookies Cup, menjadi sumber motivasi mental. “Saat di parc fermé, Veda dan Mario memberi selamat. Saya merasa dekat dengan mereka, terutama Mario yang memiliki pengalaman lebih. Saya ingin mencontoh perilaku positifnya,” ujar Kiandra.
Dengan kemenangan di Jerez, Kiandra menargetkan posisi tiga besar pada klasemen akhir Red Bull Rookies Cup 2026. Pencapaian tersebut diyakini akan membuka pintu menuju Moto3 pada tahun 2027, langkah strategis dalam rencana karier jangka panjangnya. Timnya juga menekankan pentingnya konsistensi performa di sisa musim, mengingat kompetisi Rookies Cup dikenal dengan persaingan yang sangat rapat.
Secara keseluruhan, kemenangan dramatis Kiandra Ramadhipa di Jerez tidak hanya menambah catatan prestasi pribadi, tetapi juga mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara produsen talenta balap motor muda. Dukungan dari senior seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama menunjukkan betapa pentingnya jaringan mentorship dalam mengasah kemampuan pembalap muda. Jika terus mempertahankan performa ini, Kiandra berpotensi menjadi representasi Indonesia berikutnya di ajang MotoGP.









