HUKUM

Kasus Pelecehan Seksual di UIN Walisongo: Investigasi Berlangsung

×

Kasus Pelecehan Seksual di UIN Walisongo: Investigasi Berlangsung

Share this article
Kasus Pelecehan Seksual di UIN Walisongo: Investigasi Berlangsung
Kasus Pelecehan Seksual di UIN Walisongo: Investigasi Berlangsung

GemaWarta – 12 Mei 2026 | Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan dosen dan mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang masih dalam proses investigasi. Pihak kampus telah mengumpulkan identitas dosen yang diduga sebagai pelaku, namun proses pengumpulan bukti masih berlangsung.

Menurut Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo Semarang, Kurnia Muhajarah, pihaknya telah memperoleh informasi tentang kasus dugaan pelecehan seksual pada 5 Mei 2026. Setelah itu, pihaknya langsung memulai proses penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti.

🔖 Baca juga:
Skandal Seksual di Fakultas Hukum UI: 16 Mahasiswa Terlibat, Kampus Didesak Drop Out

Kurnia menambahkan bahwa hingga kini belum ada mahasiswi yang secara resmi melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Namun, pihaknya terus melakukan pendalaman dan mengumpulkan bukti.

Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan UIN Walisongo Semarang, Ummul Baroroh, menyebut bahwa kampus benjut alias babak belur akibat kasus tersebut. Ia menyebut bahwa persoalan yang mencuat di media sosial itu bukan persoalan yang diinginkan oleh siapapun.

Baroroh berpesan kepada mahasiswa agar cerdas menggunakan media, karena seluruh informasi bisa diakses dengan mudah di media sosial. Ia juga mengatakan bahwa UIN Walisongo sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam menjunjung tinggi keadilan, kehormatan, seluruh civitas akademika, baik laki-laki maupun perempuan.

🔖 Baca juga:
Tragedi di Abiansemal: Mahasiswa 19 Tahun Tewas Tabrakan Truk Parkir, Keluarga Berduka

Dalam diskusi publik dan mimbar bebas, sejumlah mahasiswa UIN mengekspresikan kritik mereka terkait kasus pelecehan seksual dengan beragam cara, seperti orasi dan pembacaan puisi. Mereka pun membentangkan spanduk bertuliskan “Tolak Kekerasan Seksual”.

Kasus dugaan pelecehan seksual di UIN Walisongo Semarang telah mendapat perhatian dari masyarakat luas. Pihak kampus berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan serius dan profesional.

Untuk mempermudah dan mempercepat proses investigasi, Kurnia mendorong terduga korban untuk melapor. Ia menjamin bahwa identitas terduga korban akan dilindungi dan dirahasiakan.

🔖 Baca juga:
Misteri Penembakan yang Mengakhiri Nyawa Alexander Carvajal: Kecelakaan Fatal di Lawrence Memicu Penyidikan Besar

Dalam beberapa hari terakhir, kasus dugaan pelecehan seksual di UIN Walisongo Semarang telah menjadi perhatian utama masyarakat. Pihak kampus berharap bahwa kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat dan adil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *