Internasional

Konflik di Selat Hormuz: Tensi Antara Iran, AS, dan NATO Meningkat

×

Konflik di Selat Hormuz: Tensi Antara Iran, AS, dan NATO Meningkat

Share this article
Konflik di Selat Hormuz: Tensi Antara Iran, AS, dan NATO Meningkat
Konflik di Selat Hormuz: Tensi Antara Iran, AS, dan NATO Meningkat

GemaWarta – 20 Mei 2026 | Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia, kembali menjadi sorotan karena ketegangan yang meningkat antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan NATO. Konflik ini dimulai sejak pecahnya perang antara AS dan Iran, yang menyebabkan Iran mengambil langkah-langkah untuk mengontrol jalur pelayaran ini.

Menurut seorang pejabat Iran, Ebrahim Azizi, Selat Hormuz adalah aset permanen Iran yang akan terus dikendalikan oleh negara tersebut. Iran telah mengenakan regulasi baru untuk kapal-kapal yang ingin melewati selat ini, termasuk meminta izin sebelumnya, membayar biaya, dan menyediakan informasi detail tentang kepemilikan, asuransi, dan awak kapal.

🔖 Baca juga:
Trump Umumkan Gencatan Senjata 10 Hari antara Israel dan Lebanon: Langkah Historis Menuju Perdamaian

Sementara itu, AS dan NATO telah berusaha untuk mengamankan jalur pelayaran ini, tetapi upaya mereka telah digagalkan oleh Iran. Presiden AS, Donald Trump, telah mengeluarkan pernyataan bahwa AS tidak mendapatkan bantuan yang cukup dari negara-negara lain untuk mengamankan Selat Hormuz.

NATO telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan mengirim pasukan ke Selat Hormuz jika situasi memburuk, tetapi keputusan ini masih memerlukan persetujuan dari semua anggota NATO. Sementara itu, India telah mempersiapkan diri untuk mengirim tanker minyak ke Selat Hormuz untuk memastikan pasokan minyak yang stabil.

🔖 Baca juga:
AS Desak China Turun Tangan, Iran Dibujuk Buka Selat Hormuz di Tengah Tekanan Global

Korea Selatan juga telah mengirim kapal ke Selat Hormuz, yang menandai pertama kalinya kapal Korea Selatan melewati jalur pelayaran ini sejak pecahnya perang antara AS dan Iran. Keadaan ini menunjukkan bahwa konflik di Selat Hormuz semakin kompleks dan melibatkan banyak negara.

Kesimpulan dari situasi ini adalah bahwa konflik di Selat Hormuz masih berlangsung dan memiliki dampak besar pada stabilitas global. Upaya untuk mengamankan jalur pelayaran ini masih terus dilakukan, tetapi hasilnya masih belum pasti.

🔖 Baca juga:
Prancis Tolak Ikut Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *