BERITA

Kebakaran Rumah di Cirebon Saat Pemilik Salat Magrib, Diduga Akibat Korsleting Kipas Angin

×

Kebakaran Rumah di Cirebon Saat Pemilik Salat Magrib, Diduga Akibat Korsleting Kipas Angin

Share this article
Kebakaran Rumah di Cirebon Saat Pemilik Salat Magrib, Diduga Akibat Korsleting Kipas Angin
Kebakaran Rumah di Cirebon Saat Pemilik Salat Magrib, Diduga Akibat Korsleting Kipas Angin

GemaWarta – 13 Mei 2026 | Suasana tenang di Blok Selapada, Desa Karang Asem, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon tiba-tiba dikejutkan dengan api yang berkobar membakar rumah milik salah satu warga setempat. Kebakaran tersebut terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026, malam, saat pemilik rumah sedang melaksanakan ibadah sholat Magrib di mushola.

Menurut Kabid Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, api terlihat sudah membesar di atas rumah bagian tengah milik warga bernama Herwanto, tepatnya di atap ruang tidur bagian tengah. Pada saat kejadian kebakaran, kondisi rumah sedang tidak ada penghuni karena mereka sedang melaksanakan ibadah sholat Maghrib di mushola.

🔖 Baca juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Suhu Meningkat di Makkah, Hujan Ringan Menghantui Semarang

Diduga kebakaran berasal dari kipas angin yang lupa dimatikan sehingga menimbulkan korsleting di kamar di bagian tengah rumah. Kebakaran itu kemudian dilaporkan oleh ketua RT setempat ke Damkar Sektor Weru. Setelah mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi.

Setibanya di lokasi, api masih menyala cukup besar dan petugas pun langsung melakukan pemadaman ke seluruh bagian yang masih menyala api. Untuk mengantisipasi menjalarnya api ke nangunan lain dan memastikan ketersedian stok air, petugas di lapangan meminta bantuan dari Damkar Sektor Sumber dan Sektor Palimanan.

🔖 Baca juga:
Ramalan Cuaca Hari Ini: Cerah di Jakarta Pagi, Hujan Lebat di Jawa Barat & DIY, serta Potensi Badai di Sumatra Utara

Setelah melakukan pemadaman sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan. Petugas pun melanjutkan dengan upaya pendinginan. Eno menyebutkan, api melalap dua kamar tidur, ruang tengah dan ruang tamu. Tak hanya bangunan, api juga membakar dua unit sepeda motor dan berbagai perabot lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi yang dialami pemilik rumah diperkirakan sekitar Rp 50 juta. Sementara itu, jadwal sholat Surabaya untuk hari Rabu, 13 Mei 2026, telah dirilis. Waktu sholat Magrib untuk hari tersebut adalah pukul 17.22 WIB.

🔖 Baca juga:
Kekuatan Penuh KNPB Siap Turun ke Jalan: Kampung Nelayan Merah Putih Siap Operasional

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga akan melaksanakan pengamatan hilal awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah pada 17 Mei 2026. Pengamatan hilal oleh tim BMKG ini akan disiarkan secara langsung dan dapat disaksikan secara online oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Kesimpulan, kebakaran rumah di Cirebon saat pemilik salat Magrib merupakan kejadian yang tidak terduga. Oleh karena itu, penting untuk selalu memastikan keselamatan rumah dan lingkungan sekitar, terutama saat melakukan ibadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *