GemaWarta – 16 Mei 2026 | Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang diwajibkan bagi umat Islam yang mampu, baik secara fisik dan finansial. Haji memiliki tiga jenis atau tata cara pelaksanaan, yaitu Haji Tamattu’, Qiran, dan Ifrad. Ketiga cara tersebut sama-sama sah dan dicontohkan dalam syariat, namun memiliki perbedaan dalam cara menggabungkan ibadah haji dan umrah.
Haji Tamattu’ adalah jenis haji yang paling banyak dilakukan jamaah Indonesia. Pada Haji Tamattu’, jamaah terlebih dahulu berihram untuk umrah dari miqat. Setelah sampai di Makkah, jamaah melaksanakan tawaf umrah, sa’i, lalu tahallul atau mencukur rambut. Setelah tahallul, larangan ihram tidak berlaku lagi, sehingga jamaah dapat melakukan aktivitas yang sebelumnya dilarang.
Perbedaan antara Haji Tamattu’, Qiran, dan Ifrad terletak pada bagaimana seseorang melaksanakan ibadah umrah dan haji. Haji Qiran adalah jenis haji yang dilakukan dengan berihram untuk haji dan umrah secara bersamaan, sedangkan Haji Ifrad adalah jenis haji yang dilakukan dengan berihram untuk haji saja.
Para ulama juga berbeda pendapat mengenai mana yang paling utama di antara ketiganya. Namun, secara umum, Haji Tamattu’ dianggap sebagai jenis haji yang paling mudah, terutama bagi jamaah dari luar Makkah yang harus tinggal cukup lama di Tanah Suci.
Selain itu, terdapat juga polemik fatwa dam nusuk haji yang berkembang. Musyrif Diny Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa polemik fatwa dam nusuk tidak perlu memecah belah jemaah haji, karena perbedaan pandangan tersebut masih memiliki titik temu dalam praktik pelaksanaan dam haji.
Di sisi lain, banyak jemaah haji yang memilih untuk memperbanyak doa dan zikir selama ibadah haji. Doa-doa yang dipanjatkan di setiap rukun haji diyakini mustajab, terutama di tempat-tempat suci seperti Makkah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Sebagai contoh, jemaah haji mandiri asal Sumenep membangun kekompakan dan saling membantu selama di Tanah Suci, mulai dari membuat video panduan sederhana hingga mendampingi lansia. Mereka juga melaksanakan ibadah umrah dan haji dengan khidmat dan penuh haru.
Calon haji khusus dari ESQ Tours juga tiba di Kota Suci Makkah Al-Mukarramah untuk memulai rangkaian ibadah haji 2026. Mereka menjalani skema Haji Tamattu’ dengan mendahulukan ibadah umrah sebelum memasuki puncak pelaksanaan haji.
Kesimpulan, ibadah haji merupakan ibadah yang sangat penting bagi umat Islam, dan terdapat beberapa jenis haji yang dapat dipilih, yaitu Haji Tamattu’, Qiran, dan Ifrad. Setiap jenis haji memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri, dan jemaah haji harus memahami dan mempersiapkan diri sebelum melaksanakan ibadah haji.











