GemaWarta – 16 Agustus 2026 | Gaji merupakan salah satu faktor penting dalam memilih pekerjaan. Namun, apakah gaji selalu menjadi prioritas utama? Alvin Tan, seorang mantan software engineer, memilih meninggalkan pekerjaannya dengan gaji Rp 174 juta per bulan untuk membuka kedai Hokkien Mee. Ia mengaku lebih bahagia dengan pilihan tersebut, meskipun penghasilannya kini jauh lebih kecil.
Ferran Torres, seorang pemain sepak bola, memilih meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain. Keputusan ini memberikan keuntungan finansial yang signifikan bagi Barcelona, dengan perkiraan penghematan gaji sebesar Rp 413 miliar.
Ajax, klub sepak bola Belanda, juga melakukan penghematan gaji dengan meminjamkan pemainnya, Don-Angelo Konadu, ke SK Lommel. Keputusan ini memberikan penghematan sekitar 700.000 euro dari gaji.
Profesi caregiver juga menjadi pilihan bagi beberapa orang. Mereka dapat mendapatkan gaji sekitar Rp 24 juta per bulan dengan bekerja sebagai pengasuh atau perawat pendamping lansia dan disabilitas.
Presiden Prabowo Subianto juga menyebutkan tentang gaji pengupas bawang yang mencapai Rp 700 ribu per kilogram dalam pidato kenegaraannya. Namun, pernyataan ini menjadi sorotan di media sosial dan mempertanyakan kebenarannya.
Kesimpulan, gaji tidak selalu menjadi prioritas utama dalam memilih pekerjaan. Beberapa orang memilih pekerjaan yang mereka passioni, meskipun gaji yang diterima lebih kecil. Penghematan gaji juga dapat dilakukan oleh perusahaan atau klub sepak bola untuk meningkatkan keuangan mereka.











