Bisnis

Harga Emas Anjlok, Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas?

×

Harga Emas Anjlok, Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas?

Share this article
Harga Emas Anjlok, Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas?
Harga Emas Anjlok, Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas?

GemaWarta – 30 Juni 2026 | Harga emas dunia turun lebih dari 1% pada Selasa, 30 Juni 2026. Harga emas spot melemah 1,5% menjadi US$ 3.956,92 per ons. Penurunan ini dipengaruhi oleh ketidakpastian di Timur Tengah yang memunculkan harapan kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) untuk menekan inflasi.

Harga emas di Indonesia juga terkena dampak penurunan harga emas dunia. Harga emas Antam turun Rp 15.000 per gram, menjadi Rp 2.645.000 per gram. Harga pembelian kembali atau buyback emas juga ikut turun, menjadi Rp 2.335.000 per gram.

🔖 Baca juga:
Harga Dolar AS Melemah, Harga Emas Mengalami Peningkatan

Penurunan harga emas ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi AS. Selain itu, perang Iran yang menyebabkan harga energi melonjak tajam juga memicu kekhawatiran inflasi dan spekulasi kenaikan suku bunga.

Analisis Marex, Edward Meir, mengatakan bahwa inflasi tinggi, ekspektasi suku bunga tinggi, dan dolar AS yang kaut, membuat emas tidak lagi menjadi pilihan investasi yang menarik. Emas meski secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, daya tariknya berkurang dalam lingkungan suku bunga yang tinggi.

🔖 Baca juga:
Anjloknya IHSG dan Dampaknya pada Perekonomian

Pelaku pasar memperkirakan tiga kenaikan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) pada 2026. Saat ini diperkirakan sekitar 64% kemungkinan kenaikan pada September, menurut CME FedWatch Tool.

Sementara itu, investor kini menunggu data ketenagakerjaan ADP Juni, dan data penggajian nonpertanian. Dua data ekonomi itu akan rilis pekan ini, untuk lebih mengukur sikap the Fed terhadap kenaikan suku bunga.

🔖 Baca juga:
Nilai Tukar Rupiah dan Petani: Dinamika Ekonomi Indonesia

Kesimpulan, harga emas anjlok pada Selasa, 30 Juni 2026, dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk penguatan dolar AS, tingginya imbal hasil obligasi AS, dan perang Iran. Penurunan harga emas ini membuat emas tidak lagi menjadi pilihan investasi yang menarik, dan pelaku pasar memperkirakan tiga kenaikan suku bunga the Federal Reserve pada 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *