Bisnis

Laba Bersih Danamon Meroket 35% di Kuartal I 2026, Buktikan Kekuatan Strategi Pertumbuhan

×

Laba Bersih Danamon Meroket 35% di Kuartal I 2026, Buktikan Kekuatan Strategi Pertumbuhan

Share this article

GemaWarta – 01 Mei 2026 | Jakarta, 30 April 2026 – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), bagian dari grup keuangan global MUFG, mencatatkan performa keuangan yang mengesankan pada kuartal pertama 2026. Laba bersih bank tersebut melonjak 35% menjadi Rp1,1 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong oleh pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, serta efisiensi operasional.

Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki, menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan implementasi strategi “Tumbuh Bersama” yang menyeimbangkan ekspansi bisnis dengan manajemen risiko yang ketat. “Kami mengawali 2026 dengan fondasi yang kuat, memprioritaskan kualitas aset sekaligus memperluas layanan bagi nasabah ritel dan korporasi,” ujar Kawasaki dalam pernyataan resmi.

🔖 Baca juga:
Mintarsih Ungkap Dua Pengusaha Masuk Daftar Forbes: Purnomo Prawiro dan Samin Tan

Berikut rangkuman utama kinerja keuangan Danamon pada kuartal I 2026:

Item Nilai Pertumbuhan YoY
Laba Bersih Rp1,1 triliun +35%
PPOP (Pre‑Provision Operating Profit) Rp2,6 triliun +12%
Total Kredit & Trade Finance Rp216,2 triliun +9%
Total Simpanan (CASA & Deposito) Rp176,1 triliun +16%
Net Interest Margin (NIM) 7,6%
Non‑Performing Loan (NPL) Bruto 1,6% -30 bps
NPL Coverage Ratio 290,6% +8,3 poin

Penyaluran kredit mengalami pertumbuhan signifikan, dengan total kredit dan trade finance mencapai Rp216,2 triliun, naik 9% YoY. Segmen Enterprise Banking & Financial Institution menjadi kontributor utama, mencatatkan kenaikan 11%, diikuti oleh SME Banking (9%), Consumer Banking (7%), dan Adira Finance (5%).

Di sisi penghimpunan dana, total rekening giro, tabungan, dan deposito mencapai Rp176,1 triliun, meningkat 16% YoY. Kenaikan ini memperkuat basis likuiditas bank, memungkinkan penyaluran kredit yang lebih luas tanpa mengorbankan kualitas aset.

🔖 Baca juga:
Pengusaha Kritis terhadap Penundaan Restitusi: Dampak Ekonomi dan Tuntutan Solusi Cepat

Kualitas aset tetap terjaga dengan NPL bruto turun menjadi 1,6%, lebih baik 30 basis poin dari tahun sebelumnya. Rasio Loan at Risk (LAR) tercatat 8,2%, memperlihatkan perbaikan 2,4 poin persentase. Penutup risiko semakin kuat berkat NPL coverage ratio yang mencapai 290,6%.

Sinergi dengan Adira Finance juga memberikan dorongan tambahan. Pinjaman sinergi (synergy loan) meningkat 36% YoY, didorong oleh keberhasilan kampanye otomotif pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, yang menarik lebih dari 580.000 pengunjung.

Transformasi digital menjadi prioritas utama Danamon. Aplikasi D‑Bank PRO untuk nasabah ritel mencatatkan pertumbuhan transaksi sebesar 31% dan nilai transaksi naik 39% YoY. Sementara aplikasi korporasi mengalami peningkatan nasabah pengguna sebesar 24% serta kenaikan transaksi dan nilai transaksi masing‑masing 11%.

🔖 Baca juga:
Dividen Astra International Tembus Rp15,7 Triliun, Dorong Bisnis dan Pemberdayaan Desa lewat Program OVOC

Dengan fondasi keuangan yang solid, Danamon berencana memperkuat jaringan kantor, meningkatkan kapabilitas digital, dan terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026. Keberhasilan kuartal pertama ini diharapkan menjadi momentum untuk pencapaian target tahunan yang lebih ambisius.

Secara keseluruhan, hasil kuartal I 2026 menegaskan posisi Danamon sebagai bank yang resilient dan adaptif, mampu mengoptimalkan peluang pasar sambil menjaga kesehatan neraca. Kinerja ini sekaligus memperkuat kepercayaan investor dan nasabah terhadap strategi jangka panjang grup MUFG di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *