GemaWarta – 17 Juli 2026 | Christopher Nolan kembali menghadirkan film epik dengan ‘The Odyssey’, yang diadaptasi dari puisi kuno Homer. Film ini telah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan kritikus. Dengan menggabungkan teknologi canggih dan cerita klasik, Nolan membawa penonton dalam sebuah perjalanan yang penuh aksi dan emosi.
Composer Ludwig Göransson, yang sebelumnya bekerja sama dengan Nolan dalam ‘Tenet’ dan ‘Oppenheimer’, kembali bergabung untuk menciptakan skor yang unik dan epik untuk ‘The Odyssey’. Göransson menggunakan instrumen kuno Yunani, logam bekas, dan gong untuk menciptakan suara yang mengagumkan. Ia juga menulis lagu asli ‘When I’m Home’ bersama James Blake, Travis Scott, dan Nolan.
Tom Cruise, yang dikenal sebagai penggemar berat film Nolan, bahkan berencana untuk menonton ‘The Odyssey’ lagi setelah melihatnya pertama kali. Ini menunjukkan betapa besar pengaruh Nolan dalam dunia perfilman.
Di India, film ini juga mendapatkan sambutan yang sangat baik, dengan banyak penonton yang memuji visual dan skor epiknya. Beberapa penonton bahkan membandingkannya dengan ‘Oppenheimer’, film sebelumnya dari Nolan, dan menyatakan bahwa ‘The Odyssey’ lebih epik dan mengagumkan.
Sebelum ‘The Odyssey’ dirilis, sudah ada beberapa adaptasi film dan TV dari puisi kuno Homer. Dari ‘Troy’ hingga ‘The Return’, banyak filmmaker yang telah mencoba menghidupkan kembali cerita Odysseus dan perjalanannya yang penuh petualangan. Namun, dengan sentuhan Nolan, ‘The Odyssey’ diharapkan dapat menjadi salah satu film terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan demikian, ‘The Odyssey’ bukan hanya sekedar film, melainkan sebuah pengalaman sinematik yang akan membuat penonton terpesona dan terinspirasi. Dengan skor epik, visual mengagumkan, dan cerita klasik yang telah diadaptasi dengan baik, film ini siap untuk menjadi salah satu film terbaik dalam tahun ini.











