GemaWarta – 17 Mei 2026 | Drama Korea Perfect Crown yang dibintangi IU dan Byeon Woo Seok telah berakhir dengan rating tertinggi sepanjang penayangannya. Namun, di balik kesuksesan itu, drama ini juga menuai kontroversi terkait dengan akurasi sejarah dan penggambaran monarki konstitusional abad ke-21.
Episode terakhir Perfect Crown mencatatkan rating penonton sebesar 13,8 persen, membuatnya menjadi salah satu drama Korea dengan rating tertinggi saat ini. Dalam episode terakhir, Pangeran Agung Ian (diperankan Byeon Woo Seok) dan Seong Hui Ju (diperankan IU) berakhir bahagia, menjalani kehidupan biasa sebagai pasangan setelah penghapusan monarki konstitusional.
Meskipun demikian, Perfect Crown juga menuai kritik pedas dari penonton Korea Selatan terkait dengan penggambaran sejarah yang dianggap tidak akurat. Adegan upacara penobatan Pangeran Ian menjadi salah satu sorotan, di mana para pejabat kerajaan meneriakkan kata “Cheonse” bukan “Manse”. Istilah “Cheonse” digunakan oleh negara bawahan kepada seorang kaisar, sehingga dinilai tidak pantas digunakan dalam konteks monarki konstitusional abad ke-21.
Tim produksi Perfect Crown telah meminta maaf atas kesalahan tersebut dan berjanji untuk merevisi audio dan subtitle dalam siaran ulang, VOD, dan layanan OTT di masa mendatang. Mereka juga mengakui bahwa mereka gagal meneliti dengan cermat bagaimana etiket era Joseon berubah sepanjang sejarah.
Kontroversi ini tidak mengurangi popularitas Perfect Crown, yang telah mempertahankan rating tertinggi sepanjang penayangannya. Drama ini juga dilaporkan mempertahankan popularitas yang kokoh di platform Disney+ di berbagai wilayah, termasuk Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, dan Asia.
Perfect Crown telah membangkitkan ekspektasi tinggi karena partisipasi IU dan Byeon Woo Seok, yang mendapatkan popularitas luar biasa melalui drama “Lovely Runner”. Dua minggu sebelum penayangan perdananya, drama ini menduduki peringkat 1 dalam popularitas topik drama TV-OTT untuk minggu ke-4 Maret 2026.
Dalam kesimpulan, Perfect Crown telah berakhir dengan rating tertinggi dan kontroversi sejarah. Meskipun demikian, drama ini telah mempertahankan popularitas yang kokoh dan membangkitkan ekspektasi tinggi dari penonton. Tim produksi telah meminta maaf atas kesalahan dan berjanji untuk merevisi audio dan subtitle dalam siaran ulang, VOD, dan layanan OTT di masa mendatang.











