GemaWarta – 23 April 2026 | Prime Video meluncurkan episode keempat musim kelima The Boys pada 15 April 2026 dengan judul “King of Hell”. Episode ini menjadi titik fokus perdebatan penggemar karena memperkenalkan lokasi misterius Fort Harmony serta karakter spin‑off yang belum pernah muncul sebelumnya, sekaligus menampilkan dinamika yang menegangkan antara Billy Butcher dan Homelander.
Plot utama berpusat pada pencarian formula V1 yang konon dapat menetralkan kekuatan super. Tim Butcher – yang terdiri dari Hughie, Kimiko, Frenchie, dan Starlight – berangkat ke Fort Harmony, sebuah instalasi militer tersembunyi yang dikabarkan menyimpan sampel V1. Namun, alih‑alih menemukan apa yang mereka cari, mereka terjebak dalam sebuah eksperimen biologis: sebuah jamur mutan yang memicu dorongan kekerasan terburuk pada setiap orang yang terpapar. Efeknya, para anggota tim saling menyerang, memperlihatkan konflik internal yang dipaksakan oleh penulis.
Di sisi lain, Homelander (Antony Starr) bersama Soldier Boy (Jensen Ackles) melakukan perjalanan ke fasilitas yang sama dengan tujuan mengamankan V1 untuk kepentingan pribadi mereka. Interaksi antara dua ikon kekuatan ini tetap menghibur, meski terasa lebih seperti sarana untuk menunda pertarungan klimaks antara Butcher dan Homelander. Salah satu momen paling diingat adalah konfrontasi Butcher dengan Homelander yang lemah di ruang radiasi, di mana Butcher mengancam akan membalas dendam sebelum ajal menjemputnya.
Episode ini juga menandai kembalinya Stan Edgar (Giancarlo Esposito) ke dalam alur cerita. Meskipun kehadirannya memberikan kilas balik pada masa lalu Vought, perannya tidak cukup kuat untuk mengubah arah naratif yang terasa stagnan. Sementara itu, subplot Starlight (Erin Moriarty) memperlihatkan reuni emosional dengan ayahnya, Rick (Tim Daly), yang kini hidup dengan keluarga baru. Konflik pribadi Starlight berakhir dengan pengakuan cinta kepada Hughie, sebuah adegan yang terasa lebih sebagai penutup emosional daripada kontribusi pada konflik utama.
Pengantar karakter spin‑off menjadi sorotan lain. Di tengah kerusuhan Fort Harmony, muncul sosok baru bernama “The Architect”, seorang ilmuwan yang mengklaim memiliki pengetahuan tentang proses pembuatan V1. Meskipun penampilannya singkat, karakter ini dijanjikan akan menjadi pusat spin‑off seri yang akan menggali asal usul V1 lebih dalam. Namun, kehadirannya terasa terburu‑buru dan belum memberikan dampak signifikan pada alur utama.
Secara teknis, episode ini menampilkan sinematografi yang kuat, terutama dalam adegan-adegan interior Fort Harmony yang gelap dan berasap. Efek visual jamur yang mengubah perilaku manusia berhasil menciptakan atmosfer paranoia. Namun, penulisan dialog sering terkesan dipaksakan, terutama dalam adegan konfrontasi yang seharusnya menjadi puncak emosional namun berakhir terasa seperti filler.
Dari segi penilaian, kritikus menilai episode ini sebagai titik terendah musim kelima. Skor rata‑rata mencapai 5,7/10, menurunkan rating keseluruhan musim yang sebelumnya berada di atas 7. Kritik utama berfokus pada kurangnya perkembangan plot utama, minimnya kematian atau konsekuensi nyata, serta penggunaan plot armor yang melindungi karakter utama dari bahaya yang seharusnya menegangkan.
Meskipun demikian, beberapa elemen tetap patut diacungi jempol. Penampilan Homelander yang semakin terpuruk, serta dinamika antara Butcher dan anak buahnya yang masih menyimpan kilau humor gelap, tetap menjadi daya tarik bagi penonton setia. Episode ini juga menyiapkan panggung bagi episode-episode berikutnya, meski dengan cara yang terasa lambat.
Kesimpulannya, “King of Hell” menawarkan kombinasi antara aksi, drama, dan pengenalan elemen baru yang sayangnya belum terintegrasi secara mulus. Bagi penonton yang mengharapkan perkembangan cepat menuju konfrontasi akhir antara Butcher dan Homelander, episode ini terasa mengecewakan. Namun, bagi yang menghargai detail visual dan penambahan karakter baru sebagai persiapan spin‑off, episode ini tetap memiliki nilai tersendiri.











