GemaWarta – 19 April 2026 | Jakarta, 19 April 2026 – Keluarga Ammar Zoni kembali menjadi sorotan publik setelah ibu angkatnya secara terbuka menyebut Zeda Salim sebagai calon menantu yang sempurna. Pernyataan tersebut muncul beriringan dengan keputusan Zeda Salim melepas hijab, yang ia jelaskan sebagai langkah demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
Dalam sebuah wawancara televisi pada Sabtu (18/04/2026), Zeda Salim mengungkapkan alasan utama di balik perubahan penampilannya. Ia menegaskan bahwa keputusan melepas hijab tidak didorong oleh faktor asmara, melainkan oleh keharusan menafkahi anaknya yang kini berusia remaja serta orang tua yang sudah lanjut usia. “Aku harus bekerja untuk memberi makan anak dan orangtuaku yang sudah tua,” ujar Zeda dengan nada tegas.
Sebelum mengambil keputusan, Zeda mengaku sempat mengalami pergolakan batin yang cukup berat. Ia kemudian melakukan salat istikharah untuk mencari petunjuk. “Saya berdoa dan memohon tanda dari Allah. Dua atau tiga hari setelahnya, Direktur PH TV Nasional menawari saya program baru,” katanya, menambahkan bahwa tawaran tersebut dianggap sebagai jawaban doa.
Sementara itu, ibu angkat Ammar Zoni, yang dikenal aktif di media sosial, menanggapi perubahan penampilan Zeda dengan pujian hangat. “Zeda Salim adalah sosok yang mandiri, berani, dan penuh tanggung jawab. Ia layak menjadi menantu sempurna bagi keluarga kami,” tulis sang ibu angkat dalam sebuah postingan Instagram yang kemudian menjadi viral.
Reaksi tidak hanya datang dari pihak ibu angkat. Putra Ammar Zoni, yang juga dikenal dengan sebutan Ammar, memberikan komentar yang lebih kritis. Dalam sebuah cerita Instagram, ia menuliskan, “Keputusan itu bodoh, karena mengorbankan nilai-nilai yang kita junjung. Tapi jika itu demi keluarga, kita harus menghormatinya,” mengungkapkan kebingungan antara dukungan keluarga dan persepsi publik.
Keputusan Zeda Salim untuk mengubah penampilan tidak lepas dari tekanan ekonomi. Sebagai seorang artis yang sempat vakum dari layar kaca, ia harus kembali meniti karier demi menutupi kebutuhan dasar. Tawaran program TV yang tiba‑tiba datang setelah istikharah menjadi titik balik. Program tersebut, yang berfokus pada talk show gaya hidup, memungkinkan Zeda menampilkan diri secara profesional tanpa mengorbankan nilai pribadi.
Di samping itu, Zeda menekankan pentingnya dukungan spiritual dalam proses pengambilan keputusan. “Saya tidak ingin terburu‑buru. Saya berdoa, mencari ketenangan, dan akhirnya menemukan jalan yang paling tepat,” tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa keputusan tersebut mendapat sambutan beragam di media sosial, ada yang memuji keberaniannya, sementara sebagian lainnya mengkritik langkah tersebut sebagai penyerahan nilai budaya.
Para netizen pun ramai membahas pernyataan ibu angkat Ammar Zoni. Beberapa menyambut baik pujian tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap wanita yang mandiri, sementara yang lain menyoroti kontroversi seputar penampilan hijab di era modern. Diskusi ini menambah dimensi baru pada perdebatan tentang kebebasan berpenampilan, tanggung jawab keluarga, dan peran media dalam membentuk opini publik.
Di luar sorotan media, Zeda Salim tetap fokus pada tujuan utama: menafkahi anaknya yang sedang menempuh pendidikan menengah atas serta merawat orang tuanya. Ia berharap karier televisi yang baru dapat memberikan stabilitas finansial dan sekaligus membuka peluang bagi perempuan lain yang berada dalam situasi serupa.
Kesimpulannya, pernyataan ibu angkat Ammar Zoni yang memuji Zeda Salim sebagai calon menantu sempurna menambah lapisan emosional pada cerita perubahan penampilan sang artis. Sementara kritik dari putra Ammar menyoroti kompleksitas nilai tradisional dan kebutuhan ekonomi modern. Zeda Salim sendiri tampak siap menghadapi tantangan baru, menggabungkan kepercayaan spiritual, tanggung jawab keluarga, dan ambisi profesional dalam satu langkah berani.











