Hiburan

Joko Anwar dan Film Ghost in the Cell: Sukses di Bioskop dan Menantikan Rilis di Netflix

×

Joko Anwar dan Film Ghost in the Cell: Sukses di Bioskop dan Menantikan Rilis di Netflix

Share this article
Joko Anwar dan Film Ghost in the Cell: Sukses di Bioskop dan Menantikan Rilis di Netflix
Joko Anwar dan Film Ghost in the Cell: Sukses di Bioskop dan Menantikan Rilis di Netflix

GemaWarta – 12 Mei 2026 | Belakangan ini, film horor Indonesia Ghost in the Cell atau Hantu Dalam Sel menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta film. Film garapan sutradara ternama Indonesia, Joko Anwar, ini menghadirkan latar penjara dengan konflik keras, tekanan psikologis, serta kemunculan teror supranatural mematikan.

Popularitas Ghost in the Cell meningkat sejak penayangan perdana, membuat pencarian layanan streaming resmi semakin ramai dibicarakan pencinta film horor Asia. Namun, sampai saat ini, film tersebut masih tayang di bioskop dan belum tersedia di layanan streaming Netflix.

🔖 Baca juga:
Chemistry Menggoda di Balik Layar: IU dan Byeon Woo Seok Resmi Jadi Pasangan Kekasih di Perfect Crown

Menurut informasi dari imdb.com, film Ghost in the Cell resmi dirilis pada 16 April 2026 di Indonesia. Dalam waktu 25 hari penayangan, jumlah penonton sudah menembus tiga juta orang, menunjukkan minat penonton yang tinggi terhadap film horor lokal dengan konsep cerita berbeda dari kebanyakan produksi sebelumnya.

Film Ghost in the Cell merupakan film hasil kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan, melibatkan rumah produksi Come and See Pictures, Rapi Films, serta Barunson E&A. Nama terakhir cukup dikenal dalam industri perfilman Korea Selatan, sehingga kolaborasi tersebut menarik perhatian sejak awal pengumuman produksi.

Sutradara sekaligus penulis film ini, Joko Anwar, sebelumnya dikenal melalui sejumlah film horor dan thriller yang memiliki nuansa gelap dengan pendekatan cerita psikologis kuat. Ciri tersebut kembali terlihat dalam Ghost in the Cell melalui suasana penjara penuh tekanan serta konflik emosional antartahanan.

Cerita film berpusat di Penjara Labuhan Angsana, di mana kehidupan para tahanan dipenuhi intimidasi dari petugas penjara, kekerasan antarnarapidana, hingga persaingan bertahan hidup dalam lingkungan tidak manusiawi. Kondisi semakin berubah ketika seorang tahanan baru masuk ke dalam penjara dan sejumlah kematian mengerikan mulai terjadi secara misterius.

🔖 Baca juga:
Stranger Things dan Dampaknya pada Industri Hiburan

Para penghuni penjara kemudian mengetahui keberadaan sosok hantu yang membunuh orang dengan aura paling negatif. Situasi tersebut memunculkan perubahan perilaku di antara para tahanan, banyak penghuni sel mulai berusaha melakukan perbuatan baik demi menjaga energi positif agar tidak menjadi target berikutnya.

Namun, kondisi penjara yang keras membuat upaya tersebut tidak mudah dilakukan. Tekanan dari petugas, pertengkaran antartahanan, serta suasana penuh kebencian terus memancing emosi negatif. Konflik psikologis inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama film karena ancaman tidak hanya berasal dari sosok supranatural, melainkan juga dari lingkungan penjara itu sendiri.

Dalam beberapa waktu terakhir, Ghost in the Cell berhasil menembus angka 3 juta penonton, menunjukkan kesuksesan film horor Indonesia di bioskop. Film ini juga menjadi bukti bahwa film lokal bisa sukses dan menarik perhatian masyarakat.

Di luar kesuksesan Ghost in the Cell, beberapa film lain seperti Danur: The Last Chapter dan Tunggu Aku Sukses Nanti juga meraih prestasi serupa, menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap film lokal dengan genre beragam.

🔖 Baca juga:
3 Momen Kocak IU dan Byeon Woo-seok yang Bikin Penonton Ngakak di Balik Layar Perfect Crown Episode 1‑2

Untuk mereka yang menantikan Ghost in the Cell di Netflix, masih perlu menunggu karena film tersebut belum tersedia di platform streaming tersebut. Namun, dengan kesuksesan film ini di bioskop, tidak menutup kemungkinan bahwa film ini akan segera hadir di Netflix dalam waktu dekat.

Kesimpulan dari kesuksesan Ghost in the Cell dan film lainnya adalah bahwa film lokal Indonesia memiliki potensi besar untuk sukses dan menarik perhatian masyarakat. Dengan cerita yang menarik, konflik yang kuat, dan pengembangan karakter yang baik, film Indonesia dapat bersaing dengan film dari negara lain dan memenangkan hati penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *