Kriminal

D4vd Ditangkap LAPD atas Dugaan Pembunuhan Remaja 14 Tahun: Kasus Jenazah di Bagasi Tesla Mengguncang Publik

×

D4vd Ditangkap LAPD atas Dugaan Pembunuhan Remaja 14 Tahun: Kasus Jenazah di Bagasi Tesla Mengguncang Publik

Share this article
D4vd Ditangkap LAPD atas Dugaan Pembunuhan Remaja 14 Tahun: Kasus Jenazah di Bagasi Tesla Mengguncang Publik
D4vd Ditangkap LAPD atas Dugaan Pembunuhan Remaja 14 Tahun: Kasus Jenazah di Bagasi Tesla Mengguncang Publik

GemaWarta – 17 April 2026 | Los Angeles, 17 April 2026 – Penyanyi muda berusia 21 tahun yang dikenal dengan nama panggung D4vd, atau David Anthony Burke, resmi ditangkap oleh kepolisian Los Angeles (LAPD) pada Kamis (16/4/2026) atas dugaan pembunuhan Celeste Rivas Hernandez, seorang gadis berusia 14 tahun yang jenazahnya ditemukan dalam bagasi mobil Tesla miliknya. Penangkapan ini menambah ketegangan publik setelah penemuan jenazah pada September 2025 yang memicu sorotan luas di media sosial dan dunia hiburan.

Penemuan jenazah terjadi pada 8 September 2025, ketika petugas tow yard di Hollywood Hills melaporkan bau busuk yang kuat berasal dari sebuah Tesla yang baru saja diderek. Saat mobil tersebut diperiksa, tubuh tidak utuh seorang remaja perempuan ditemukan di dalam bagasi. Identifikasi selanjutnya mengonfirmasi korban sebagai Celeste Rivas Hernandez, yang sebelumnya dilaporkan menghilang pada April 2024 di Lake Elsinore, California. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa tubuhnya telah berada di dalam kendaraan selama beberapa waktu sebelum ditemukan.

🔖 Baca juga:
Doni Salmanan Nikmati Cuan Fantastis Usai Bebas Penjara, Korban Tuntut Ganti Rugi Besar

Polisi mengaitkan kendaraan itu dengan D4vd setelah menemukan bahwa mobil tersebut terdaftar atas nama David Anthony Burke. Pada saat penemuan, mobil tersebut berada dalam status impound dan tidak sedang digunakan oleh sang artis yang tengah menjalani tur musik internasional. LAPD kemudian mengeluarkan surat perintah penangkapan dan menangkap D4vd di kawasan Hollywood Hills pada 16 April 2026. Ia ditahan tanpa jaminan dan dijadwalkan akan dibawa ke kantor Kejaksaan Distrik Los Angeles untuk peninjauan lebih lanjut.

Berbagai pernyataan resmi muncul dari kedua belah pihak. Pihak kepolisian menegaskan bahwa penangkapan dilakukan karena D4vd tidak kooperatif dalam penyelidikan dan diduga terlibat langsung dalam kematian Celeste. “Detektif dari Divisi Perampokan-Pembunuhan LAPD telah menangkap David Burke atas dugaan pembunuhan Celeste Rivas,” tulis LAPD dalam unggahan resmi di X. Sementara itu, tim pengacara D4vd—Blair Berk, Marilyn Bednarski, dan Regina Peter—menyatakan klien mereka tidak bersalah dan menolak semua tuduhan. “Tidak ada dakwaan resmi yang diajukan, dan belum ada bukti langsung yang mengaitkan David Burke dengan kematian Celeste,” ujar mereka dalam pernyataan bersama.

Kasus ini tidak hanya menimbulkan pertanyaan hukum, tetapi juga menyoroti dampak media sosial terhadap persepsi publik. Lagu-lagu viral D4vd, terutama “Romantic Homicide” dan “Here With Me,” sebelumnya menjadi bahan perbincangan karena tema‑tema gelap yang diangkat. Penemuan tubuh di dalam mobilnya menambah spekulasi tentang apakah ada kaitan antara lirik lagunya dengan kejadian nyata, meski pihak pengacara menegaskan bahwa itu hanyalah kebetulan.

Berikut rangkaian kronologis utama yang dapat membantu memahami perkembangan kasus:

  • April 2024: Celeste Rivas Hernandez dilaporkan hilang di Lake Elsinore.
  • September 2025: Jenazah ditemukan di bagasi Tesla milik D4vd setelah laporan bau menyengat di tow yard Hollywood Hills.
  • September‑Oktober 2025: Polisi mengidentifikasi kendaraan tersebut sebagai milik David Anthony Burke, alias D4vd.
  • April 2026: LAPD mengeluarkan surat perintah penangkapan dan menangkap D4vd pada 16 April 2026.
  • April 2026 (setelah penangkapan): Kejaksaan Distrik Los Angeles menerima berkas penyelidikan untuk menilai apakah cukup bukti untuk mengajukan dakwaan.

Proses hukum selanjutnya masih berada di tahap awal. Jaksa Penuntut Umum Los Angeles menyatakan bahwa mereka akan meninjau bukti secara menyeluruh sebelum memutuskan apakah akan mengajukan dakwaan formal. Sementara itu, tim pembela menyiapkan argumen bahwa klien mereka hanyalah tersangka tanpa dasar hukum yang kuat.

🔖 Baca juga:
Pemilik Daihatsu Sigra Syok! Proyektil Peluru Terselip di Kaca Depan Tanpa Terdengar Tembakan

Reaksi publik beragam, mulai dari kecaman keras terhadap artis muda hingga dukungan bagi hak asasi manusia dan prinsip praduga tak bersalah. Di media sosial, tagar #D4vd dan #CelesteRivas menjadi trending, menunjukkan tingkat kepedulian tinggi terhadap kasus ini. Beberapa pengguna menuntut transparansi total dari aparat penegak hukum, sementara yang lain menyoroti pentingnya proses peradilan yang adil.

Kasus ini juga membuka diskusi tentang keamanan remaja yang hilang dan peran lembaga penegak hukum dalam penanganan kasus orang hilang yang kemudian ditemukan dalam situasi kriminal. Pemerintah daerah Los Angeles berjanji akan meningkatkan koordinasi antar‑instansi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Dengan penyelidikan yang masih berlangsung, belum ada kepastian mengenai motif, keterlibatan langsung, atau bukti fisik yang dapat mengaitkan D4vd dengan kematian Celeste. Semua pihak menunggu keputusan jaksa pada minggu depan, yang akan menjadi penentu langkah selanjutnya dalam proses peradilan.

Kasus D4vd ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia hiburan dan sistem peradilan dapat bertemu dalam sorotan media yang intens, sekaligus menegaskan pentingnya prosedur hukum yang transparan dan akurat dalam menegakkan keadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *