GemaWarta – 13 Juni 2026 | Pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 di Jawa Barat mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Setelah menerima gelombang keluhan masyarakat terkait kendala dalam proses pendaftaran, Dedi memutuskan untuk mengalihkan pengelolaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dari Dinas Pendidikan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Langkah ini diambil setelah ribuan calon murid mengalami kendala seperti akun yang belum terverifikasi, gagal masuk ke sistem, data yang tidak terbaca, hingga persoalan peserta Sekolah Maung yang harus kembali mengikuti proses pendaftaran reguler. Dedi turun langsung ke Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk mendengar keluhan para orang tua siswa dan meminta penjelasan dari tim yang bertanggung jawab terhadap sistem pendaftaran.
Menurut Dedi, sejak awal Pemprov Jabar telah memiliki kebijakan bahwa seluruh aplikasi pemerintahan harus dibangun dan dikelola secara terintegrasi oleh Diskominfo. Karena itu, ia menilai pengembangan aplikasi secara terpisah oleh perangkat daerah menjadi salah satu persoalan yang harus segera dibenahi. Dengan demikian, pengelolaan sistem SPMB kini resmi berada di bawah kendali Diskominfo Jawa Barat.
Untuk sementara, Dedi menunjuk Kepala Bidang e-Government Diskominfo Jabar, Mark Aditya, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala UPTD Tikomdik. Pergantian ini dilakukan bersamaan dengan penonaktifan Suhendar dari jabatannya sebagai Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar.
Selain itu, bagi siswa yang tidak lolos SPMB Sekolah Maung masih bisa mendaftar SPMB sekolah negeri dan swasta. Hasil penerimaan murid baru Sekolah Manusia Unggul (Maung) melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 telah diumumkan, dan siswa yang belum lolos masih bisa mendaftar hingga pukul 00.00 WIB melalui https://spmb.jabarprov.go.id/.
Kesimpulan dari permasalahan ini adalah pengelolaan SPMB yang dialihkan ke Diskominfo Jabar merupakan langkah yang tepat untuk memperbaiki sistem pendaftaran calon murid baru. Dengan demikian, diharapkan sistem pendaftaran dapat berjalan lebih lancar dan tidak ada kendala yang dihadapi oleh calon murid baru.











