GemaWarta – 29 Juni 2026 | Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur telah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi. Dalam proses ini, Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan menyarankan pemerintah untuk mengevaluasi komposisi kuota pada setiap jalur SPMB SMA/SMK sederajat. Hal ini menyusul temuan bahwa masih ada kuota yang tidak terisi pada jalur afirmasi dan mutasi di sejumlah sekolah.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Hadi Rahman, mengatakan bahwa kondisi tersebut ditemukan saat melakukan pemantauan langsung ke sejumlah sekolah selama pelaksanaan SPMB. Menurut Hadi, berdasarkan petunjuk teknis yang berlaku, kuota yang tidak terisi memang akan dialihkan jalur lain. Namun, kondisi tersebut tetap perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk penyelenggaraan SPMB pada tahun berikutnya.
Sementara itu, di Kalimantan Timur, pengumuman hasil seleksi Tahap I SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 telah diumumkan pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 10.00 Wita. Hasil seleksi dapat diakses melalui aplikasi maupun portal resmi SPMB, media sosial resmi, serta papan pengumuman di masing-masing satuan pendidikan.
Di SMAN 1 Tarakan, Kepala Sekolah Jasmine menyatakan bahwa pendaftaran SPMB di sekolah tersebut telah ditutup. SMAN 1 Tarakan menerima 432 siswa baru, dengan jalur domisili yang lebih diutamakan nilai rapor hingga lima semester, bukan jaraknya. Penyebab utama banyak siswa dekat sekolah tidak lolos karena jalur domisili tahun ini memprioritaskan nilai rapor 5 semester, baru kemudian jarak dan usia.
Kemendikdasmen juga mengawal pelaksanaan SPMB di Kalimantan Selatan dengan menerapkan prinsip ramah anak. Kepala BPMP Kalsel, Dr. Santoso, mengatakan bahwa tim BPMP Kalsel turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di 13 Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam kesimpulan, SPMB di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur telah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi. Evaluasi kuota dan pengumuman hasil seleksi merupakan proses penting dalam penyelenggaraan SPMB. Dengan demikian, diharapkan penyelenggaraan SPMB pada tahun berikutnya dapat lebih baik dan transparan.











