GemaWarta – 27 April 2026 | Arsenal Women mengukir kemenangan penting 2-1 melawan OL Lyonnes pada leg pertama semi final UEFA Women's Champions League yang digelar di Emirates Stadium pada Minggu (26 April 2026). Setelah tertinggal 0-1 di menit ke-18 lewat gol J. Brand, Gunners berhasil menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri (OG) I. Engen pada menit ke-58 sebelum mengamankan keunggulan lewat gol penentu Olivia Smith di menit ke-83.
Kemenangan ini mengubah dinamika pertandingan, memberi Arsenal keunggulan tipis menjelang leg kedua yang akan berlangsung di Groupama Stadium, Lyon pada 2 Mei. Kedua tim menunjukkan kualitas tinggi, namun Arsenal menonjol dalam hal ketangguhan mental, memanfaatkan kesalahan pertahanan Lyon untuk meraih dua gol penting.
Berikut rangkaian peristiwa kunci pertandingan:
- 18' – J. Brand (Lyon) mencetak gol pertama, memanfaatkan umpan L. Yohannes.
- 58' – I. Engen (Arsenal) mencetak gol bunuh diri setelah kesalahan operan, menyeimbangkan skor.
- 83' – O. Smith (Arsenal) menutup skor dengan tembakan keras, memanfaatkan ruang di kotak penalti setelah kesalahan pertahanan Lyon.
Statistik pertandingan menegaskan dominasi Arsenal di babak kedua:
| Statistik | Arsenal | Lyon |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 54% | 46% |
| Shots (Shots on Target) | 12 (7) | 9 (4) |
| Fouls | 14 | 16 |
| Corner Kicks | 5 | 4 |
Pelatih Arsenal, Renee Slegers, menilai performa timnya sebagai bukti kesiapan mental menjelang final. “Kami harus tetap fokus pada pertandingan kedua dan pertandingan liga melawan Leicester pada Rabu depan. Kami menghormati Lyon, namun kami juga menghormati diri kami sendiri,” ujarnya dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Sementara itu, kapten Lyon, Christine Endler, mengakui bahwa kesalahan individu berperan dalam kebobolan dua gol. “Kami harus memperbaiki keputusan di lini belakang, terutama pada gol bunuh diri. Kami tetap percaya dapat membalikkan keadaan di leg kedua,” katanya.
Kemenangan ini juga penting bagi Arsenal dalam konteks liga domestik. Tim kini menempati posisi keempat di Women’s Super League, terpaut 11 poin dari pemimpin Manchester City. Pertandingan selanjutnya melawan Leicester City di Emirates Stadium pada Rabu malam menjadi ujian penting untuk menjaga tekanan pada pemimpin.
Di panggung internasional, Arsenal kini akan menghadapi pemenang antara Bayern Munich atau Barcelona di final, yang dijadwalkan pada akhir Mei. Kemenangan leg pertama memberikan mereka kepercayaan diri, namun tantangan di Lyon diperkirakan akan sangat ketat mengingat sejarah pertemuan kedua tim dalam dua musim terakhir.
Selain fokus pada kompetisi klub, beberapa pemain Arsenal juga menjadi sorotan di level nasional. Gelandang tengah Declan Rice, yang baru saja menyatakan tekad Arsenal untuk tetap berada di puncak Premier League hingga akhir musim, menegaskan pentingnya keseimbangan jadwal antara kompetisi domestik dan internasional.
Dengan dukungan ribuan suporter yang hadir di Emirates Stadium (attendance: 26,758), Arsenal menunjukkan kekuatan mental dan taktik yang diperlukan untuk menaklukkan lawan tangguh seperti Lyon. Leg kedua akan menjadi ujian akhir, di mana Arsenal harus mempertahankan keunggulan tipis dan mengatasi tekanan dari tim tuan rumah yang berpengalaman.
Arsenal Lyon semi final menandai babak penting dalam perjalanan tim wanita Arsenal menuju gelar Champions League pertama mereka. Jika berhasil mengatasi tantangan di Lyon, mereka akan melangkah ke final dengan keyakinan tinggi, siap bersaing melawan raksasa Eropa untuk mengukir sejarah baru dalam sepak bola wanita.











