OLAHRAGA

Biaya Tiket NJ Transit Naik Tajam untuk Piala Dunia FIFA 2026, Kritik Gubernur dan FIFA Membara

×

Biaya Tiket NJ Transit Naik Tajam untuk Piala Dunia FIFA 2026, Kritik Gubernur dan FIFA Membara

Share this article
Biaya Tiket NJ Transit Naik Tajam untuk Piala Dunia FIFA 2026, Kritik Gubernur dan FIFA Membara
Biaya Tiket NJ Transit Naik Tajam untuk Piala Dunia FIFA 2026, Kritik Gubernur dan FIFA Membara

GemaWarta – 18 April 2026 | New Jersey akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026, dengan MetLife Stadium (sementara dinamai New York New Jersey Stadium) menjadi arena utama pada beberapa laga. Namun, rencana transportasi publik menimbulkan kegemparan karena harga tiket kereta pulang‑pergi yang diumumkan oleh NJ Transit mencapai US$150 per penumpang, jauh di atas tarif reguler yang hanya US$12,90.

Menurut pernyataan Presiden NJ Transit Kris Kolluri, hanya 40.000 tiket seharga US$150 yang akan dijual untuk tiap pertandingan. Tiket tersebut dapat digunakan dari mana saja dalam jaringan NJ Transit, termasuk stasiun Penn di New York. Selain itu, tersedia tiket shuttle bus senilai US$80 yang akan mengantar penumpang dari titik-titik strategis seperti Port Authority, Grand Central, serta park‑and‑ride di Hackensack Meridian School of Medicine. Fasilitas ride‑share juga akan beroperasi di Meadowlands Racetrack, diperkirakan melayani sekitar 6.000 penggemar per laga.

🔖 Baca juga:
FIFA 2026: Kontroversi Penolakan Iran, Tiket Ultra-Premium, dan Tur Lintas Negara Menyulut Antusiasme Global

Rincian biaya yang diproyeksikan menunjukkan total pengeluaran NJ Transit mencapai US$62 juta. Dari jumlah tersebut, pemerintah federal menyumbang US$10,6 juta, sementara komite penyelenggara World Cup memberikan lebih dari US$3 juta. Sisanya, sekitar US$48 juta, harus ditanggung sepenuhnya oleh NJ Transit tanpa bantuan finansial dari FIFA.

Kolluri menekankan bahwa keamanan menjadi faktor utama dalam penetapan harga. Ia mengungkapkan hampir US$11 juta dari anggaran akan dialokasikan khusus untuk keamanan, termasuk pemeriksaan magnetometer di stasiun Penn, Secaucus, dan stadion. “Keamanan di event sebesar ini tidak dapat dikompromikan,” kata Kolluri.

Langkah penetapan tarif tinggi ini menuai kritik tajam dari Gubernur New Jersey Mikie Sherrill, yang menilai bahwa beban biaya tidak seharusnya dipindahkan kepada penumpang harian. “Kami berkomitmen memastikan biaya dibagi secara adil. FIFA harus menanggung biaya transportasi penggemarnya, bukan warga New Jersey,” ujar Sherrill dalam sebuah konferensi pers.

🔖 Baca juga:
Abaikan Titah Donald Trump, Presiden FIFA Tekankan Iran Harus Main di Piala Dunia 2026

Senator Chuck Schumer menambahkan, “Mengenakan tarif sebelas kali lipat tarif reguler adalah penipuan. FIFA menghasilkan miliaran dolar dari turnamen ini, namun menolak menanggung biaya transportasi.” Tokoh-tokoh lain seperti Tom Wright, presiden Regional Plan Association, juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi bagi wilayah dan beban yang ditanggung oleh pengguna transportasi umum.

Menanggapi kritik, perwakilan FIFA melalui Heimo Schirgi menyatakan bahwa penetapan tarif tersebut bersifat wajar mengingat biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk keamanan dan logistik. “Kami tidak pernah diminta menanggung biaya transportasi pada event global lainnya,” ujar Schirgi, menambahkan bahwa pendapatan FIFA dari Piala Dunia diperkirakan mencapai US$11 miliar, yang kemudian diinvestasikan kembali untuk pengembangan sepak bola, khususnya pada program pemuda dan wanita di seluruh dunia.

Beberapa kota tuan rumah lain dilaporkan menawarkan tiket kereta seharga US$2,50 untuk perjalanan pulang‑pergi. Perbandingan ini menambah tekanan pada negosiasi antara pihak penyelenggara dan otoritas lokal di New Jersey. Sementara itu, NJ Transit telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi, seperti memberikan diskon khusus bagi penumpang reguler yang terdampak jadwal pertandingan pada 22 Juni dan 30 Juni, serta mengintegrasikan layanan PATH untuk menambah kapasitas.

🔖 Baca juga:
Kucing di Pod Kaca China Bikin Pengendara Terhenti: Fenomena Viral yang Mengguncang Jalan Raya

Selain isu transportasi, Piala Dunia 2026 juga akan menampilkan jaringan resmi wasit internasional. Seluruh turnamen akan melibatkan puluhan ofisial dari berbagai konfederasi, yang dipilih melalui proses seleksi ketat oleh FIFA. Kehadiran mereka menandai standar tinggi dalam pelaksanaan pertandingan, meskipun rincian lengkap mengenai mereka belum tersedia secara publik.

Dengan tantangan logistik dan keuangan yang signifikan, keberhasilan penyelenggaraan Piala Dunia di wilayah New York‑New Jersey akan sangat bergantung pada kemampuan semua pemangku kepentingan untuk menemukan solusi bersama. Jika biaya transportasi dapat disesuaikan secara adil, turnamen ini berpotensi memberikan dampak ekonomi positif yang luas, sekaligus menegaskan posisi Amerika Utara sebagai tuan rumah acara olahraga paling bergengsi di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *