GemaWarta – 03 Mei 2026 | Dewa United kembali mencuri perhatian dalam dua kompetisi utama Indonesia, yakni Indonesian Basketball League (IBL) dan BRI Super League 2025/2026. Di arena Bandung Arena, tim basket Dewa United mengukir kemenangan telak 94-79 atas Satria Muda Pertamina, sementara di Banten International Stadium, skuad sepak bola Dewa United menundukkan Semen Padang 1-0, memperkuat posisi mereka di peringkat keenam klasemen liga.
Penampilan basket Dewa United pada Minggu, 3 Mei 2026, ditandai dengan agresivitas sejak peluit pertama. Tim asuhan Djordje Jovicic membuka keunggulan 4-0 pada kuarter pertama dan terus menambah jarak menjadi 10-3 melalui transisi cepat. Meskipun Satria Muda sempat memperkecil selisih menjadi 3-4, Dewa United kembali menguasai dengan menutup kuarter pertama 26-22. Kuarter kedua dan ketiga menunjukkan dominasi berkelanjutan, dengan skor akhir 94-79. Kemenangan ini mengokohkan posisi Dewa United di peringkat keenam IBL 2026, sementara Satria Muda tetap berada di peringkat dua dengan 33 poin.
Sementara itu, laga sepak bola pekan ke-31 Super League pada 3 Mei 2026 memperlihatkan Dewa United beraksi di kandang lawan. Dengan susunan pemain yang dipimpin oleh kiper Sonny Stevens dan striker Noah Sadaoui, tim berhasil mencetak gol tunggal pada menit ke-31 lewat sundulan Sadaoui setelah umpan cerdas dari Johnathan Souza. Pertahanan yang disiplin dan serangan balik yang terorganisir membuat Semen Padang gagal menembus gawang, meski beberapa peluang tercipta melalui Kazaki Nakagawa dan Ripal Wahyudi. Skor akhir 1-0 memastikan Dewa United tetap berada di peringkat keenam dengan 50 poin, sementara Semen Padang terpuruk di peringkat ke-17 dengan hanya 20 poin, mengancam degradasi ke Liga 2.
Keberhasilan ganda ini sejalan dengan ambisi pelatih Jan Olde Riekerink yang menargetkan “sapu bersih” pada empat pertandingan terakhir musim ini. Riekerink menegaskan bahwa prioritas utama tim adalah memenangkan seluruh laga tersisa untuk menembus empat besar klasemen akhir. Dengan 47 poin saat ini, Dewa United hanya tertinggal lima poin dari Malut United, peringkat keempat dengan 52 poin. Jika Dewa United meraih kemenangan pada semua laga terakhir, mereka dapat mengakhiri musim dengan 59 poin, cukup untuk bersaing di zona empat besar, asalkan hasil lawan tidak menguntungkan.
Statistik tim dalam sepuluh pertandingan terakhir menunjukkan tren positif: tujuh kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan. Perubahan taktik di lini tengah setelah kedatangan Ivar Jenner pada pertengahan musim terbukti memberikan keseimbangan antara serangan dan pertahanan. Jenner, bersama dengan Alexis Messidoro dan Hugo Gomes, menjadi motor penggerak transisi cepat yang mempersulit lawan mengatur ritme permainan.
Di sisi lain, Semen Padang menghadapi krisis yang semakin dalam. Dengan tiga pertandingan tersisa dan jarak sembilan poin dari zona aman, mereka harus memenangkan semua laga untuk menghindari degradasi. Kekalahan melawan Dewa United menambah beban, terutama setelah sebelumnya mereka mengalami kekalahan 0-1 melawan Madura United. Analisis menunjukkan bahwa masalah utama Semen Padang terletak pada ketidakefektifan lini serang yang belum mencetak gol dalam lima laga terakhir.
Jadwal berikutnya menambah tekanan bagi kedua tim. Dewa United akan menjamu PSBS Biak pada 8 Mei 2026, sementara Semen Padang berhadapan dengan Persik Kediri pada hari yang sama. Pertandingan melawan PSBS Biak menjadi peluang bagi Dewa United untuk mengamankan tiga poin tambahan dan semakin memperkuat posisi mereka di papan atas. Sementara itu, kemenangan Semen Padang atas Persik Kediri menjadi satu-satunya harapan mereka untuk tetap bertahan di Super League.
Secara keseluruhan, performa Dewa United dalam dua arena olahraga menunjukkan konsistensi dan tekad kuat untuk mencapai target ambisius. Keberhasilan di IBL memberikan dorongan mental bagi tim sepak bola, sementara kemenangan melawan Semen Padang menegaskan kemampuan mereka dalam mengelola tekanan kompetisi. Jika Riekerink berhasil mempertahankan performa ini, Dewa United berpeluang menutup musim dengan pencapaian historis, yakni masuk empat besar Super League 2025/2026.











