GemaWarta – 30 April 2026 | Dalam laga penentuan yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa 28 April 2026, tunggal putri Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo menorehkan catatan penting dengan mengamankan kemenangan bagi tim Merah Putih. Setelah sempat tertinggal 15-21 pada gim pertama melawan pemain tunggal Taiwan Huang Yu‑Hsun, Ester bangkit dan menutup pertandingan dengan skor 21-19 dan 21-12, memastikan Indonesia menjuarai Grup C Piala Uber 2026.
Keberhasilan ini menandai pertama kalinya dalam 12 tahun Indonesia berhasil keluar sebagai juara grup pada fase penyisihan Uber Cup. Sebelumnya, tim putri Indonesia selalu berakhir di posisi runner‑up atau hanya lolos lewat posisi kedua. Dengan hasil 3-2 atas Taiwan, Indonesia melaju ke perempat final dengan status unggulan, membuka peluang besar untuk menembus final dan bahkan mengincar gelar juara.
Susunan tim Indonesia pada laga tersebut dimulai dengan Putri Kusuma Wardani yang membuka skor pertama lewat dua gim bersih melawan Chiu Pin‑Chian (21‑17, 21‑17). Namun, ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus menyerah kepada pasangan Taiwan dengan skor 21‑23 dan 13‑21, menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1. Pada partai ketiga, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi mengalami kekalahan dramatis melawan Lin Hsiang Ti (10‑21, 29‑30), menurunkan Indonesia menjadi 1‑2.
Situasi berbalik kembali ketika pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menampilkan permainan comeback luar biasa. Mereka mengatasi defisit 0‑2 dalam set pertama (11‑21) dan kemudian memenangkan dua set berikutnya (22‑20, 21‑16), menyamakan skor menjadi 2‑2 dan memaksa pertandingan berlanjut ke partai kelima.
Berikut ini rangkaian hasil masing‑masing partai pada laga Indonesia vs Taiwan:
| Partai | Pemain Indonesia | Pemain Taiwan | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Putri Kusuma Wardani | Chiu Pin‑Chian | 21‑17, 21‑17 |
| 2 | Amalia Cahaya Pratiwi / Siti Fadia Silva Ramadhanti | Hsieh Pei Shan / Hung En Tzu | 21‑23, 13‑21 |
| 3 | Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi | Lin Hsiang Ti | 10‑21, 29‑30 |
| 4 | Rachel Allessya Rose / Febi Setianingrum | Hsu Yin‑Hui / Lin Jhih Yun | 11‑21, 22‑20, 21‑16 |
| 5 | Ester Nurumi Tri Wardoyo | Huang Yu‑Hsun | 15‑21, 21‑19, 21‑12 |
Ester Nurumi, yang lahir di Jayapura pada 26 Agustus 2004, merupakan adik dari pemain tunggal putra Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo. Sebelum bergabung dengan Exist Badminton Club, ia meniti karier di PB Cendrawasih dan sejak itu mengumpulkan prestasi bergengsi, termasuk medali perak Uber Cup 2024, perunggu Kejuaraan Beregu Asia 2024, serta medali perunggu dan perak pada SEA Games 2023.
Perjalanan kariernya sempat terhambat pada Mei 2025 ketika mengalami cedera retak pangkal tulang kering kanan. Setelah menjalani rehabilitasi selama enam bulan, Ester kembali tampil di Badminton Asia Team Championships 2026, membantu tim Indonesia meraih medali perunggu. Penampilannya di Piala Uber 2026 menunjukkan pemulihan penuh dan mentalitas juara yang kuat.
Strategi tim Indonesia pada turnamen ini menitikberatkan pada kombinasi pemain muda berbakat dan veteran berpengalaman. Selain Ester, skuad terdiri dari Putri Kusuma Wardani, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, serta ganda putri yang dipimpin oleh pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Pendekatan ini terbukti efektif, mengingat Indonesia mampu mengatasi tekanan tinggi di partai kelima yang biasanya menjadi penentu.
Keberhasilan menjuarai Grup C tidak hanya meningkatkan moral tim, tetapi juga memberikan sinyal kuat kepada rival-rival lain menjelang fase gugur. Dengan momentum ini, tim bulutangkis putri Indonesia menatap perempat final dengan keyakinan bahwa mereka dapat menantang dominasi tradisional negara-negara seperti China dan Jepang.
Para pelatih PBSI, termasuk pelatih kepala tim putri, menilai bahwa pengalaman Ester di turnamen internasional sebelumnya, seperti peran kuncinya di Uber Cup 2024 dan 2025, menjadi faktor penentu dalam mengelola tekanan di lapangan. Mereka menekankan pentingnya menjaga kebugaran dan konsistensi performa menjelang babak selanjutnya.
Secara keseluruhan, kemenangan dramatis ini menandai babak baru bagi bulutangkis Indonesia. Dengan dukungan penuh dari suporter, media, dan federasi, harapan kini terpusat pada Ester Nurumi dan rekan-rekannya untuk melanjutkan penampilan gemilang hingga ke final, dan mungkin mengukir sejarah baru sebagai juara Uber Cup 2026.









