GemaWarta – 23 April 2026 | Inter Milan kini berada di puncak klasemen Serie A dengan 78 poin dari 33 laga, unggul 12 poin atas rival terdekatnya, AC Milan dan Napoli yang masing-masing mengumpulkan 66 poin. Kelebihan poin tersebut memberikan Nerazzurri peluang besar untuk mengamankan gelar juara pada pekan ke-34, ketika mereka menjamu Torino di Stadion Olimpico, Turin, pada Minggu 26 April 2026 pukul 23.00 WIB.
Jika Inter mampu meraih kemenangan melawan Torino, jarak poin mereka akan melambung menjadi 15 atau lebih, menjadikan gelar Scudetto hampir pasti, kecuali AC Milan atau Napoli berhasil mengumpulkan tiga poin penuh pada pertandingan mereka masing-masing. AC Milan harus menghadapi Juventus di San Siro pada Senin 27 April 2026 pukul 01.45 WIB, sementara Napoli bertarung melawan Cremonese di Stadion Diego Armando Maradona pada Sabtu 25 April 2026 pukul 01.45 WIB. Kedua laga tersebut menjadi batu ujian bagi para pesaing Inter.
Pertandingan melawan Torino bukan sekadar ujian teknis, melainkan juga ajang pembuktian mentalitas tim yang dipimpin oleh pelatih Cristian Chivu. Sejak mengambil alih kepemimpinan pada musim lalu, Chivu berhasil menata kembali lini tengah dengan peran kunci Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu, yang menjadi motor penggerak serangan Inter. Penampilan gemilang Barella dalam kemenangan 3-0 atas Cagliari pada 17 April 2026, lengkap dengan gol dan selebrasi bersama rekan-rekannya, menegaskan kondisi kebugaran dan semangat juara skuad.
Legendaris Fabio Capello juga menyoroti performa Inter dalam beberapa pekan terakhir, menilai bahwa tim kini kembali menjadi “Inter lagi”. Capello menekankan pentingnya menjaga fokus, terutama menjelang turnamen internasional musim panas, agar konsentrasi tidak terpecah. Meski mengakui kekuatan Lazio di final Coppa Italia, Capello percaya bahwa kualitas dan konsistensi Inter di liga memberi mereka keunggulan yang sulit ditandingi.
Berikut jadwal penting pekan ke-34 Liga Italia yang menjadi latar belakang perjuangan gelar Inter:
- Sabtu 25/4 – Napoli vs Cremonese (01.45 WIB)
- Sabtu 25/4 – Parma vs Pisa (20.00 WIB)
- Sabtu 25/4 – Bologna vs AS Roma (23.00 WIB)
- Minggu 26/4 – Torino vs Inter Milan (23.00 WIB)
- Senin 27/4 – AC Milan vs Juventus (01.45 WIB)
- Senin 27/4 – Cagliari vs Atalanta (23.30 WIB)
Statistik menyerang Inter menunjukkan rata-rata lebih dari dua gol per laga, sementara pertahanan mereka hanya kebobolan kurang dari satu gol rata-rata. Keunggulan ini tercermin dari selisih gol positif yang besar, memberi mereka keunggulan taktik melawan tim-tim yang lebih defensif seperti Torino.
Selain aspek teknis, dukungan suporter juga menjadi faktor penting. Stadion Olimpico diprediksi akan dipadati oleh ribuan pendukung Inter yang melakukan perjalanan dari Milan, menambah tekanan pada tim tuan rumah. Suasana stadion yang penuh semangat dapat menjadi katalisator bagi pemain Inter untuk menambah koleksi poin.
Jika hasil akhir pekan ini berakhir Inter menang, AC Milan kalah, dan Napoli tidak menang, maka Nerazzurri akan mengunci gelar Serie A dengan empat laga tersisa. Dengan kondisi ini, Inter tidak hanya akan mengukir sejarah sebagai juara domestik, tetapi juga menegaskan dominasi mereka di panggung Eropa menjelang fase grup Liga Champions.
Kesimpulannya, pekan ke-34 menjadi titik krusial bagi Inter Milan. Kemenangan melawan Torino dapat menjadi kaliber akhir yang mengamankan Scudetto, sementara kegagalan rival-rival utama memperkuat posisi mereka di puncak. Dengan taktik matang, mentalitas kuat, dan dukungan massa, Inter berada pada posisi yang sangat menguntungkan untuk menutup musim 2025/2026 dengan trofi liga di rumah.











