GemaWarta – 15 April 2026 | Jeddah menjadi saksi pertarungan sengit di babak 16 besar AFC Champions League Elite antara Al Ahli Saudi dan Al Duhail Qatar. Pertandingan yang berlangsung pada Senin malam berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Al Ahli, berkat gol bebas tendangan memukau Riyad Mahrez pada menit ke-117. Keberhasilan ini mengamankan tiket ke perempat final bagi tim yang baru saja menjuarai kompetisi kontinental pada musim lalu.
Sejak peluit awal, kedua tim menunjukkan pola permainan yang hati-hati. Al Duhail, yang mengandalkan serangan cepat melalui pemain sayap internasional, berusaha menembus pertahanan Al Ahli yang disiplin. Namun, dua kali tembakan mereka hanya memantul pada tiang gawang, menambah tekanan mental pada skuad Qatar. Di sisi lain, Al Ahli tidak kalah berbahaya. Ivan Toney, striker asal Inggris, beberapa kali mendekati kotak penalti, namun usahanya belum berbuah gol.
Babak pertama berakhir dengan skor imbang 0-0. Pada babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Al Duhail mendapatkan peluang penalti pada menit tambahan babak pertama tambahan waktu, namun kiper Al Ahli, Salah Zakaria, melakukan penyelamatan krusial menepis tendangan Ivan Toney. Keputusan tersebut menjadi titik balik emosional, karena Al Ahli berhasil menahan tekanan lawan dan kembali mengontrol tempo permainan.
Setelah masa reguler usai, wasit menambahkan waktu ekstra. Pada menit ke-102, Al Ahli kembali mendominasi penguasaan bola, namun belum berhasil memecah kebuntuan. Kedua tim terus saling menyerang, menciptakan serangkaian peluang yang hampir berubah menjadi gol. Namun, pertahanan Al Duhail tetap kokoh, terutama setelah kapten mereka, Abdulrahman Al Obud, melakukan beberapa tekel penting.
Detik-detik krusial datang pada menit ke-117. Riyad Mahrez, yang menjadi bintang utama Al Ahli dalam kampanye kemenangan mereka sebelumnya, mengeksekusi tendangan bebas dari jarak sekitar 25 meter. Dengan teknik melengkung yang sempurna, bola meluncur melewati tembok pertahanan dan menancap ke sudut atas gawang, tak dapat dijangkau oleh kiper Al Duhail. Gol tersebut tidak hanya memberi keunggulan satu gol, tetapi juga menegaskan dominasi Al Ahli di laga tersebut.
Setelah gol tercipta, Al Duhail berusaha keras mencari balasan. Mereka meningkatkan tekanan, mengirimkan beberapa serangan cepat melalui lini sayap. Namun, pertahanan Al Ahli, dipimpin oleh bek veteran, berhasil menahan serangan demi serangan. Pada menit ke-130, Al Duhail bahkan mengajukan tendangan penalti, namun kiper Al Ahli kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menepis bola ke sudut jauh.
Dengan berakhirnya perpanjangan waktu, wasit meniup peluit akhir, menandai kemenangan 1-0 Al Ahli. Pelatih Al Ahli, Sergio Conceição, memuji mentalitas timnya, menekankan pentingnya konsistensi dan fokus dalam pertandingan-pertandingan besar. “Kami bermain dengan disiplin dan mengandalkan pengalaman kami di kompetisi ini,” ujar Conceição dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Di sisi lain, pelatih Al Duhail menyampaikan kekecewaan sekaligus kebanggaan atas perjuangan timnya. “Kami memberikan segalanya, namun sepakbola memang tidak selalu berpihak pada yang berusaha paling keras,” katanya. Ia menambahkan bahwa tim akan kembali mengkaji taktik untuk memperbaiki performa di kompetisi domestik mereka.
Kemenangan Al Ahli membuka babak baru dalam turnamen ini. Tim Saudi akan bertemu dengan Johor Darul Ta’zim dari Malaysia pada hari Jumat mendatang di Jeddah. Pertarungan tersebut diprediksi akan menjadi laga yang menarik, mengingat kualitas serangan Johor Darul Ta’zim yang terkenal agresif. Sementara itu, Al Duhail harus menata kembali strategi mereka untuk pertandingan selanjutnya di kompetisi domestik Qatar.
Keberhasilan Al Ahli di babak 16 besar menegaskan posisi mereka sebagai salah satu tim paling berpengalaman di AFC Champions League Elite. Dengan gelar juara sebelumnya, mereka kini menargetkan kembali trofi tersebut, sekaligus memperkuat reputasi sepakbola Saudi di kancah Asia. Sementara itu, aksi Mahrez menjadi sorotan utama, menunjukkan bahwa pemain bintang asal Aljazair masih memiliki pengaruh besar dalam pertandingan-pertandingan penting.
Secara keseluruhan, laga antara Al Ahli dan Al Duhail memberikan contoh sepakbola tingkat tinggi dengan taktik yang matang, ketangguhan mental, serta momen-momen individual yang menawan. Penonton yang hadir di stadion Jeddah, serta jutaan pemirsa di layar kaca, menyaksikan pertandingan yang penuh ketegangan hingga gol penentu di menit-menit akhir. Pertandingan ini tidak hanya menambah catatan sejarah bagi Al Ahli, tetapi juga memperkaya sejarah kompetisi AFC Champions League Elite yang semakin kompetitif.











